Potret Menyedihkan Kekerasan pada Hewan di Kebun Binatang demi Menghibur Tamu

Sebuah rekaman menunjukkan kekejaman yang dialami oleh gajah dan hewan lainnya di sebuah resor wisata di Thailand.

Potret Menyedihkan Kekerasan pada Hewan di Kebun Binatang demi Menghibur Tamu
PETA via Dailymail
Keluarga turis terekam berpose dengan seekor harimau yang dipaksa keluar untuk foto 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebuah rekaman menunjukkan kekejaman yang dialami oleh gajah dan hewan lainnya di sebuah resor wisata di Thailand.

Video menyedihkan yang dibagikan oleh organisasi perlindungan hak-hak hewan, PETA.

Video tersebut diambil dari beberapa tempat di antaranya di dalam Peternakan Buaya dan Kebun Binatang Samutprakarn di Thailand yang dikunjungi oleh ribuan wisatawan setiap tahun.

TONTON JUGA

Dalam video tersebut terlihat gajah diikat dengan rantai besi yang sangat ketat dan terdapat beberapa luka di tubuhnya.

Gajah itu juga mendapat penangan kasar dari pengawasnya.

'Gluay Hom', bayi gajah, terlihat dalam rekaman yang terus bergoyang ke sana ke mari karena kakinya diikat rantai besi
'Gluay Hom', bayi gajah, terlihat dalam rekaman yang terus bergoyang ke sana ke mari karena kakinya diikat rantai besi (PETA via Dailymail)

PETA mengklaim penjaga hewan-hewan ini secara rutin menusuk mereka dengan paku logam tajam untuk memaksa mereka memberikan menghibur dan melakukan trik yang diajarkan.

Mereka dilatih untuk melukis hingga menari di depan wisatawan sebagai pertunjukan.

Seekor gajah 'Gluay Hom' yang masih bayi, terlihat dalam rekaman terus menerus bergerak seolah meronta kesakitan dan tidak nyaman, seperti mengalami tekanan psikologis.

Saksi mata mengatakan kepada PETA bahwa binatang lain seperti harimau, simpanse dan orangutan juga digunakan sebagai alat peraga foto.

keluarga turis berpose dengan seekor harimau yang dilaporkan dibawa keluar dari kandang untuk foto
keluarga turis berpose dengan seekor harimau yang dipaksa keluar dari kandang untuk foto (PETA via Dailymail)

Lebaran Kedua, Pengunjung Kebun Binatang Gembira Loka Meningkat Pesat

Ketika mereka menolak diseret ke depan kamera, mereka akan dikurung di kandang yang sempit, tidak mendapatkan stimulasi mental dan interaksi sosial.

"Hewan-hewan di kebun binatang Thailand ini tidak melihat apa pun kecuali beton, rantai, dan kandang," kata Wakil Presiden Kampanye Internasional PETA, Asia Jason Baker.

PETA mengimbau para turis di seluruh dunia untuk menjauh dari fasilitas apa pun yang menghukum binatang liar ke dalam kekerasan dan perampasan kebebasan yang menyedihkan.

Beberapa hewan termasuk sejumlah primata langka seperti orangutan ini diduga disimpan di kandang sempit
Beberapa hewan termasuk sejumlah primata langka seperti orangutan ini diduga disimpan di kandang sempit (PETA via Dailymail)

Liburan ke China, Ini Daftar Street Food Wajib Dicoba saat Jalan-jalan di Beijing

Liburan ke Sumatera, Nikmati Indahnya Sunset dan Sunrise di Bukit Langkisau

Libur Akhir Pekan, Kunjungi 7 Destinasi Bersejarah di Kota Pahlawan, Surabaya

8 Kegiatan Wajib saat Kunjungi Blue Mountains, Destinasi Liburan Raffi Ahmad

Emirates Akan Luncurkan Penerbangan A380 Terpendek di Dunia Cuma 75 Menit

TribunTravel.com/rizkytyas

Ikuti kami di
Penulis: Rizky Tyas Febriani
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved