TRIBUNTRAVEL.COM - Semua pengguna Grab di Malaysia harus melakukan verifikasi selfie atau swafoto sebelum menggunakan aplikasi Grab saat pertama kali.
Mengutip dari Straitstime, aturan selfie ini juga telah berlaku lebih dulu di negara Singapura.
Berdasarkan situs resmi Grab, aturan berswafoto di Malaysia ini akan mulai diterapkan pada 12 Juli mendatang.
Mengutip Grab Malaysia, aturan selfie diberlakukan untuk memverifikasi identitas serta keamanan penumpang.
Meskipun begitu, Grab menekankan bahwa selfi dan identitas para penumpang akan aman dan tidak tersebar ke mitra pengemudi, serta merchant yang bekerjasama dengan Grab.
Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke pada Juli lalu mengumumkan bahwa sebagai bagian dari peraturan baru, penumpang harus mengunggah kartu identitas atau rincian paspor yang masih berlaku ketika mereka mendaftarkan akun jika ingin naik Grab.
Tonton juga:
• 6 Fakta LRT Jakarta, Jadwal Uji Coba Gratis hingga Bus yang Terintegrasi
• 7 Tarian Unik yang Paling Populer dari Berbagai Negara di Dunia
• 4 Tips Membawa Bayi agar Tidak Menangis saat Naik Pesawat
Grab menggunakan teknologi pemindai wajah untuk memenuhi aturan baru tersebut.
Dimana pengguna yang pertama kali menggunakan Grab harus mengirimkan selfie sebelum memesan layanan.
Sementara itu, juru bicara Grab juga mengonfirmasi bahwa warga Singapura yang menggunakan aplikasinya di Malaysia, diberlakukan aturan yang sama.
Pengguna yang pertama kali mendaftar akun setelah Februari harus melalui proses verifikasi dengan cara selfie agar bisa menggunakan layanan aplikasi.
"Semua langkah ini sebagai bentuk upaya Grab dalam memastikan standar keselamatan dan keamanan yang tinggi pada platform kami untuk pelanggan dan mitra pengemudi kami," kata juru bicara tersebut.
• GrabFood Ungkap 3 Jenis Makanan Paling Sering Dipesan saat Ramadan 2019
• Kini Pengguna Grab Bisa Booking Hotel Lewat Aplikasi
• Rayakan Momen Spesial Ramadan, Grab Siapkan Rp 10 Juta bagi Mitra dalam Program Kejar Order Ramadan
Berdasarkan langkah ini, salah seorang warga pengguna Grab, Ms Wong Shi Huiyang mengatakan jika langkah ini merupakan cara yang baik.
Ms Wong Shi Huiyang meruapakan wisatawan yang kerap mengunjungi Malaysia setiap tiga bulan sekali.
"Langkah-langkah ini untuk melindungi pengemudi juga. Selfie tampak cukup tidak berbahaya jika mereka dapat memastikan perjalanan yang aman untuk semua orang," ujarnya.
(TribunTravel.com/ Ayumiftakhul)