Kemenhub Ungkap Alasan Harga Tiket di Online Travel Agent Begitu Mahal

Kementrian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan alasan tiket pesawat di Online Travel Agent (OTA) seperti Traveloka dan Tiket.com begitu sangat mahal

Kemenhub Ungkap Alasan Harga Tiket di Online Travel Agent Begitu Mahal
BGR.com
Ilustrasi masyarakat mengantri ketika membeli tiket pesawat 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kementrian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan alasan tiket pesawat di Online Travel Agent (OTA) seperti Traveloka dan Tiket.com begitu sangat mahal.

Bahkan sangking mahalnya, kadang harga tiket yang ditampilkan sangat tidak masuk akal, bisa sampai lima hingga enam kali lipat dari tiket normal.

Kemenhub menjelaskan, bahwa tiket yang ditampilkan oleh Online Travel Agent tersebut menjadi sangat mahal karena tiket yang dijual di aplikasi bukanlah tiket penerbangan langsung sesuai tujuan.

Sebagai contoh, untuk rute Bandung tujuan Medan misalnya, tiket yang ditawarkan adalah melalui transit Denpasar dan Jakarta, baru terbang ke Medan.

Booking tiket pesawat online.
Booking tiket pesawat online. (saturndesign.de)

Heboh Harga Tiket Pesawat Rp 21 Juta, Ini Penjelasan Traveloka

Atau penerbangan Jakarta-Makassar, ditampilkan penerbangan yang ditawarkan harus transit melalui Jayapura, baru terbang lagi ke barat dari Jayapura ke Makassar.

Hal itu karena platform aplikasi penjualan tiket menawarkan pilihan sesuai dengan rute dan tanggal yang sudah dipilih oleh konsumen atau calon penumpang.

TONTON JUGA

6 Fakta Tiket Pesawat Bandung-Medan Dijual Rp 21 Juta

Setelah calon penumpang memilih rute dan tanggal, mesin aplikasi akan mencarikan semua jadwal penerbangan yang tersedia untuk rute tersebut pada tanggal yang telah dipilih.

Aplikasi kemudian akan memfilter jadwal yang masih tersedia, lalu menampilkannya di layar aplikasi pelanggan.

Di layar, pelanggan bisa mengurutkan berdasarkan harga yang ditawarkan, termasuk memfilter jenis-jenis maskapai tertentu.

Karena berbasis mesin algoritma, maka aplikasi akan menyediakan semua pilihan yang tersedia, termasuk apabila rute penerbangannya harus transit melalui bandara-bandara tertentu.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved