Ramadan 2019

4 Menu yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi saat Sahur

Menu sahur merupakan pondasi utama untuk memulai puasa. Ada beberapa jenis menu diyakini kurang cocok dikonsumsi pada saat sahur.

4 Menu yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi saat Sahur
The PeepSpot
Ilustrasi sahur 

TRIBUNTRAVEL.COM - Menu sahur merupakan pondasi utama untuk memulai puasa selama 12 jam lebih.

Beberapa orang menentukan kuat atau tidaknya puasa dari menu sahurnya, jika menunya sedikit terkadang saat puasa merasa lemas.

Namun sebenarnya bukan banyak atau tidaknya menu sahur yang dikonsumsi, melainkan jenis makanan yang dikonsumsi yang dapat membuat tubuh tidak kuat menahan lapar dan haus selama lebih dari 12 jam ini.

TONTON JUGA

Ada beberapa jenis menu diyakini kurang cocok dikonsumsi pada saat sahur.

Minuman

Teh

Bagi sebagian orang Indonesia, mengonsumsi teh hangat saat buka puasa atau sahur adalah hal biasa.

Namun ternyata beberapa penelitian malah menyebutkan bahwa teh membuat haus jika sering diminum.

Setelah mengonsumsi teh, produksi air liur akan meningkat karena adanya kandungan polifenol dalam teh.

Kandungan inilah yang lama kelamaan akan membuat orang yang meminum teh akan merasa lebih haus.

Kadang-kadang ini bisa menjadi reaksi fisiologis karena dehidrasi jika tubuh kekurangan kadar air atau elektrolit. 

Kopi

Sama halnya dengan teh, kopi minuman tinggi kafein ini tidak cocok dikonsumsi saat sahur.

Kafein dalam kopi dapat menyebabkan efek pendinginan juga merupakan diuretik alami yang menyebabkan fungsi ginjal dan kemih yang kuat.

Hal ini juga membuka pembuluh di ginjal yang mempercepat aliran darah di tubuh.

Karena efek diuretik kafein, minum kopi saat sahur juga dapat menyebabkan sering buang air kecil selama puasa.

Makanan

Semur daging

Semur daging khas Betawi, baiknya tak untuk sahur.
sajian sedap/Semur daging khas Betawi, baiknya tak untuk sahur.

Kandungan garam atau natriumnya tinggi dalam semur daging.

Dari data komposisi pangan Indonesia, dalam 100 gr daging sapi mengandung 93 mg natrium.

Sedangkan kecap yang digunakan juga mengandung sekitar 1.114 mg natrium, bahkan bumbu lainnya dalam semur daging juga mengandung natrium yang tinggi, seperti garam sekitar 6.976 mg.

Hal ini sudah melebihi batas yang disarankan oleh American Heart Association mengenai jumlah natrium yang boleh dikonsumsi dalam sehari, yaitu sekitar 2.400 mg.

Hasil penelitian George Washington University Medical Center menyebutkan bahwa jika kita kelebihan natrium, tubuh akan menahan lebih banyak cairan.

Artinya natrium akan memaksa tubuh untuk menarik air dari sel-sel lain, membuat tubuh mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan.

Natrium memiliki sifat yang cepat menyerap air dalam tubuh.

Sehingga makanan dengan kadar natrium tinggi, seperti semur daging ini tidak dianjurkan dikonsumsi sebagai menu sahur.

Makanan asin

Ilustrasi keju. Keju olahan tak baik untuk menu sahur.
Pexels.com/ NastyaSensei Sens/Ilustrasi keju. Keju olahan tak baik untuk menu sahur

Makanan tinggi sodium seperti keju olahan, hot dog, roti, dan lain-lain dapat membuat cepat haus.

Sodium dalam sistem tubuh menyebabkan hilangnya cairan, karena banyak air masuk ke dalam pemborosan kelebihan natrium dalam garam.

Cobalah membatasi konsumsi makanan kaleng, makanan olahan, makanan beku, dan bumbu instan dalam kemasan saat sahur.

Tak terkecuali keripik, gorengan, dan makanan asin atau yang mengandung penambah rasa masakan.

Makanan protein tinggi

Tubuh menggunakan lebih banyak air untuk memetabolisme nitrogen yang terjadi secara alami dalam protein, karena sel-sel mana yang dapat kehilangan kandungan air secara signifikan, selanjutnya membuat kita merasa dehidrasi.

Jadi, bahkan jika kita melakukan diet protein tinggi saat puasa, kemungkinan akan mengalami dehidrasi selama sepanjang hari.

Makanan dan minuman manis

Makanan dan minuman ini hindari untuk dikonsumsi saat sahur.
Pixabay.com/ JillWellington/Makanan dan minuman ini hindari untuk dikonsumsi saat sahur.

Minuman manis dengan kadar gula tinggi dapat meningkatkan tingkat kehilangan air dalam tubuh.

Minuman manis dipercaya dapat meningkatkan asam yang dapat merusak fungsi enzim dan mengurangi kapasitas penyimpanan air tubuh yang diperlukan untuk memetabolisme semua gula tambahan yang ada dalam sistem.

Jika kita minum minuman berenergi, minuman ringan, dan minuman olahraga, pastikan membatasi konsumsinya saat sahur karena malah menambah rasa haus selama puasa.

Itulah jenis makanan yang tak cocok dikonsumsi selama sahur karena dapat menghambat puasa sepanjang hari.

Ilustrator Ini Berhasil Ubah Brand Ternama Jadi Karakter Anime

Coba 3 Resep Kolak Enak Berbahan Dasar Selain Pisang, Cocok untuk Buka Puasa

Tarif Batas Atas Diturunkan, Kapan Maskapai Turunkan Harga Tiket Pesawat?

6 Hotel di Jakarta Berikut Tawarkan Paket Menu Buka Puasa dengan Harga Mulai Rp 99 Ribu

4 Resep Menu Sederhana untuk Buka Puasa dan Sahur Bagi Penderita Maag

Artikel ini telah tayang di Grid.id dengan judul Tak Hanya Teh dan Semur Daging, 4 Menu Ini Tak Cocok Dikonsumsi Saat Sahur

Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved