TRIBUNTRAVEL.COM - Kota Tarakan merupakan kota terbesar yang ada di Provinsi Kalimantan Utara.
Sebelumnya Kota Tarakan merupakan bagian dari Provinsi Kalimantan Timur, namun sejak tahun 2012 kota Tarakan menjadi bagian dari Provinsi Kalimantan Utara dengan seiring adanya pemekaran provinsi baru dari Kaltim.
Kota Tarakan atau dikenal sebagai Bumi Paguntaka berada pada sebuah pulau kecil.
TONTON JUGA
Kota Tarakan didiami oleh suku asli Tidung. Dalam perkembangannya sebagaimana daerah lain Tarakan dihuni pula oleh suku-suku lain seperti, Suku Dayak, Banjar, Jawa, Bugis, Batak, Toraja, Tionghoa, dan lain-lain.
Sebagai traveller sejati, traveler harus menyambangi Kota Tarakan.
Kota Tarakan dikenal memiliki beberapa obyek wisata yang indah, mulai dari pantai, pegunungan hingga wisata sejarah.
Berikut ini TribunKaltim.co telah merangkum rekomendasi destinasi liburan populer dan menarik yang ada di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
1. Pantai Amal
Pantai Amal di Tarakan terdiri dari dua buah pantai yakni Pantai Amal Baru dan Pantai Amal Utara.
Obyek wisata alam ini terletak di Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur.
Pemandangan yang bisa traveler dapatkan jika mengunjungi pantai ini yakni akan dimanjakan dengan suasana pantai amal yang indah karena memiliki banyak pohon kelapa.
Selain itu keunikan dari Pantai Amal, traveler bisa sekaligus menikmati kuliner kerang kapa rebus yang bisa dimakan bersama buras dan sambal khasnya.
Baloy Adat Tidung merupakan museum peninggalan sejarah kerajaan Tidung
Objek wisata di Kota Tarakan Provinsi Kaltara ini kembali diresmikan Walikota Tarakan Sofian Raga, Rabu (14/2/2018).
Lokasi Balai Adat Tidung ini berada di Jalan Sei Sesayap RT 01 Kelurahan Kampung Enam Kecamatan Tarakan Timur atau tepatnya berada di samping Indoor Lapangan Tennis Telaga Kramat. Luas lahan balai ini 1,7 hektare.
Konsep pembangunan balai dengan refrensi aristektur tradisional suku Tidung Pesisir (Ulun Pagun) yang disebut dengan Baloy Mayo (Rumah Raya). Artinya ini sebagai gedung atau istana yang menurut sejarah Kerajaan Tidung Tarakan.
Balai adat ini memiliki empat bangunan yang mengarah ke bangunan utama (Baloy Unod) dan lima ruangan yang masing-masing, ada Balai Rung (Rumah Maju) atau rumah bersorong menghadap ke timur sebagai tempat acara pertemuan dan penerimaan tamu.
Di Balai Rung ini terdapat sebuah meja panjang dan beberapa kursi yang terbuat dari kayu. Meja dan kursi inilah yang akan digunakan apabila ada tamu yang datang. Kursi ini terlihat unik, karena berbentuk seperti kursi kerjaan.
Ada pula Balai Delaki (rumah laki-laki) menghadap ke utara (tempat anak laki-laki). Balai Denandu (rumah perempuan) menghadap ke barat, tempat anak perempuan. Baloy Unod (rumah utama/ tengah) merupakan ruang keluarga, ruang makan, dan dapur. Ada Baloy Yampu (rumah tuan) pemilik menghadap ke selatan.
Untuk dua baloy pemanfaatannya untuk menyimpan koleksi benda-benda budaya khas suku Tidung serta digunakan untuk ruangan, kegiatan acara-acara seni dan budaya dan tempat pelayanan Kantor UPT Balai Adat Tidung dan Budaya Kota Tarakan.
3. Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB)
Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) berlokasi di Jalan Gajah Mada, Karang Rejo, Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Timur.
Kawasan hutan mangrove ini merupakan habitat alami fauna ikon Kota Tarakan yakni monyet hidung panjang alias Bekantan.
traveler bisa langsung bertemu dengan satwa pemalu ini atau disebut 'Monyet Belanda' karena berhidung mancung.
Di konservasi ini, tak hanya ada bekantan dan hutan mangrove yang bisa kita lihat, namun ada juga kepiting, burung, kadal, tupai dan ikan timpakul yang hidup bebas.
Perlu diketahui di Indonesia, bekantan merupakan satwa yang dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Bagi siapapun yang melanggar, akan dipidana dengan kurungan paling lama 5 tahun dan denda Rp100 juta.
4. Roemah Boendar
Museum Rumah Bundar terletak di Jalan Danau Jempang, Kecamatan Tarakan Tengah.
Lokasinya di belakang gedung DPRD Tarakan.
Sebelum dijadikan museum, bangunan itu difungsikan sebagai rumah, dibangun tentara Australia pada 1945 setelah merebut Tarakan dari Jepang.
Keunikan rumah berukuran 12 x 6 meter ini atapnya seng gelombang yang dibentuk melengkung hingga separuh lingkaran.
Melansir dari Kompas.com Ada banyak koleksi peninggalan sejarah, terutama saat Perang Dunia II, tersimpan di sana. Ada samurai, senjata api, foto-foto Tarakan tempo dulu, dan baling-baling pesawat tempur. Ada juga koleksi unik, yakni meja yang bagian atasnya batu marmer berbentuk bundar dan berwarna hijau. 5. Taman Oval Ladang

Taman Oval Ladang berlokasi di Pamusian, Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kalimantan Utara.
Taman ini biasanya dipenuhi oleh kalangan anak muda untuk tempat nongkrong.
Di ruang terbuka hijau ini dilengkapi dengan meja dan kursi untuk para pengunjung duduk berkumpul bersama keluarga atau teman.
Terdapat pula banyak penjual makanan dan minuman di kawasan Taman Oval Ladang yang siap mengisi perut kosong traveler ketika nongkrong di tempat ini.
6. Islamic Center Baitul Izzah
.JPG)
Selanjutnya traveler juga bisa berwisata religi dengan menyambangi Islamic Center Baitul Izzah untuk beribadah.
Islamic Center ini terletak di Kampung Empat, Tarakan Timur adalah masjid terbesar di Kalimantan Utara. Islamic Center ini terletak sekitar 5 km dari pusat kota.
Islamic Center Baitul Izzah merupakan masjid terbesar yang ada di Kota Tarakan.
• 5 Wisata Alam yang Wajib Kamu Kunjungi saat Liburan ke Kutai Timur, Pulau Miang Siap Membius Mata
• Rekomendasi Warung Sate Cumi Bakar yang Hits di Balikpapan, Cocok Jadi Cemilan Sore
• 5 Rumah Makan Populer Sekitar Bandara SAMS Sepinggan, Jangan Lupa Mampir ke Restoran Dandito
• Perempuan Tiongkok ini Alami Kerusakan Organ Ganda Setelah Suntikan Jus Buah ke Aliran Darahnya
• Asal Sejarah Penamaan Roti Bika Ambon, Oleh-oleh Khas Medan Sumatera Utara
Artikel ini telah tayang di tribunkaltim.co dengan judul 6 Rekomendasi Destinasi Wisata Populer dan Menarik di Kota Tarakan