Breaking News:

Berburu Manis dan Gurihnya Serabi Notosuman, Oleh-oleh Legendaris dari Kota Solo

Berlibur ke Solo tak lengkap rasanya jika tak mencicipi atau membawa oleh-oleh panganan tradisional khasnya.

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
muhammadalfian.it.student.pens.ac.id
Serabi Notosuman 

TRIBUNTRAVEL.COM - Berlibur ke Solo tak lengkap rasanya jika tak mencicipi atau membawa oleh-oleh panganan tradisional khasnya.

Serabi Notosuman merupakan salah satu penganan khas Kota Solo.

Nama Serabi Notosuman berasal dari nama jalan di tempat pertama kali kios serabi legendaris ini dibuka yaitu Jalan Notosuman yang kini berganti nama Jalan Moh. Yamin.

Salah satu papan nama serabi Notosuman
Salah satu papan nama serabi Notosuman (pesonanegeri.com)

Meski nama jalannya telah berganti, serabi ini tetap bernama Serabi Notosuman.

Serabi Notosuman ini berbeda dengan serabi-serabi di daerah lain.

5 Pasar Tradisional Paling Populer di Dunia, Mulai Chatuchak Market hingga Kashgar Market

Perbedaan ini terlihat dari bentuk serabi Notosuman yang cenderung tipis dan lembut, serta rasa santannya terasa kuat.

Selain itu serabi Notosuman digulung dan dibungkus menggunakan daun pisang.

Serabi Notosuman ini telah dijual sejak 1923.

Tonton juga:

Selain bisa mencicipi serabi Notosuman, kamu juga bisa melihat proses pembuatannya.

Serabi Notosuman yang dimasak menggunakan cetakan tanah liat
Serabi Notosuman yang dimasak menggunakan cetakan tanah liat (tribunjabar.co.id/PutriPuspitaNila)

Serabi Notosuman dibuat menggunakan campuran tepung beras dan santan, lalu dimasak dengan cetakan tanah liat yang diatur berjajar di atas tungku berisi bara api.

Ada dua varian rasa yang bisa kamu pilih, yaitu cokelat atau original.

Serabi Notosuman
Serabi Notosuman (otentiq.id)

Selain rasanya, Serabi Notosuman juga disajikan dengan dua cara yaitu lembaran biasa dan digulung.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved