Breaking News:

Polar Vortex Landa Amerika Serikat, Temperatur Udara Lebih Dingin Daripada Antartika

Sebagian wilayah Amerika Serikat saat ini dilanda cuaca dingin yang ekstrem, temperatur udara yang tercatat mencapai minus 34 derajat Celsius.

EPA via bbc.com
Cuaca dingin ekstrem landa Amerika Serikat, uap terlihat di permukaan Danau Michigan, Chicago. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebagian wilayah Amerika Serikat saat ini dilanda cuaca dingin yang ekstrim.

Bahkan temperatur udara yang tercatat mencapai minus 30 derajat Fahrenheit atau minus 34 derajat Celsius, ini artinya suhu udara lebih dingin dibandingkan Antartika.

Dikutip TribunTravel.com dari laman This is Insider, turunnya suhu udara secara drastis tercatat pada Selasa (29/1/2019) hingga Rabu (30/1/2019) waktu setempat.

salju
salju (boredpanda.com)

5 Aturan yang Tak Boleh Dilanggar Saat Berlibur ke Antartika, Termasuk Jangan Menginjak Lumut

Fenomena suhu udara yang dingin dan berbahaya ini disebut polar vortex atau pusaran kutub.

La Crosse, Wisconsin mencatat suhu udara minus 30 derajat Fahrenheit pada pukul 05.20 pagi, Rabu (30/1/2019), menurut National Weather Service.

Cuaca dingin ini memecahkan rekor di Amerika Serikat.

Stasiun cuaca di Rockford, Illinois mencatat suhu terendah pada Rabu (30/1) pukul 04.00 pagi, minus 22 derajat Fahrenheit atau minus 30 derajat Celsius, tiga derajat lebih rendah daripada rekor sebelumnya pada 1966.

Sementara itu, kantor cuaca di La Crosse mengatakna, suhu udara pada Rabu pagi merupakan rekor suhu paling dingin di kantor tersebut sejak dibuka 23 tahun yang lalu.

Fenomena Aphelion di Gunung Prau Sebabkan Suhu Dingin, Cek Bujet untuk Liburan ke Dieng yuk

Sebanyak 55 juta orang Amerika akan merasakan hawa yang lebih dingin dibandingkan temperatur di bawah 0 derajat karena adanya windchill (kedinginan angin).

Misalnya, temperatur udara riil di DeKalb, Illinois pada Selasa tengah malam adalah minus 13 derajat Fahrenheit atau minus 25 derajat Celsius.

Namun, adanya windchill menyebabkan kondisi riil yang dirasakan seperti minus 42 derajat Fahrenheit atau minus 41,1 derajat Celsius, menurut National Weather Service.

Badan cuaca Amerika Serikat juga memperingatkan, "Temperatur dan windchill akan terus menurun."

Sementara itu pada tengah malam, Minneapolis dan wilayah sekitarnya akan mengalami temperatur windchill yang mencapai minus 60 derajat Fahrenheit atau sekitar minus 51,1 derajat Celsius.

Sejak hari Selasa (29/1), setidaknya sudah empat orang tewas akibat cuaca atau kecelakaan yang terkait dengannya, menurut The Associated Press.

Seorang pria di Chicago tewas karena tertabrak bajak salju, dua orang pria dan wanita tewas akibat kecelakaan mobil di jalanan bersalju di Indiana, dan seorang pria di Milwaukee ditemukan tewas membeku di garasi.

Suhu Dingin Ekstrem di Pulau Jawa, Waspadai Ragam Penyakit yang Muncul

Kantor layanan cuaca dan lainnya telah memperingatkan masyarakat Amerika untuk tetap berjaga-jaga, termasuk tetap berada di dalam ruangan serta mengenakan pakaian berlapis untuk mencegah frostbite (radang dingin) dan hipotermia.

Lebih dari 1.700 penerbangan dibatalkan pada awal Rabu (30/1), sebagian besar di O'Hare International Airport dan Chicago Midway International Airport, menurut situs FlightAware.

Sementara itu ratusan sekolah dan beberapa universitas besar, dari North Dakota hingga Pennsylvania, ditutup pada Selasa (29/1) atau berencana ditutup pada Rabu (30/1), menurut AP.

US Postal Service atau Layanan Pos Amerika Serikat juga mengatakan akan menunda layanan mereka di beberapa tempat, karena stafnya akan mengalami bahaya jika berada di luar ruangan.

Sambut Imlek 2019, Grand Indonesia Hadirkan Tema The Oriental Blossom

Citilink Akhirnya Tunda Penghapusan Bagasi Gratis Hingga Waktu yang Belum Ditentukan

13 Keajaiban Geologi Alam Terbentuk Secara Alami, Ada Fenomena Batu Terbelah Hingga Gunung Pelangi

Nikmati Pedasnya Bakso Petir di Warung Bakso Dolar Kang Jum, Berisi Cabai Rawit Merah

Mulai 1 Februari 2019, Tiket Prameks Bisa Dibeli Lewat KAI Access

(TribunTravel.com/Rizki A. Tiara)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved