8 Fakta Menarik Bandara Internasonal I Gusti Ngurah Rai Bali, Tenyata Bekas Pangkalan Militer

8 Fakta Menarik Bandara Internasonal I Gusti Ngurah Rai Bali, Tenyata Bekas Pangkalan Militer

8 Fakta Menarik Bandara Internasonal I Gusti Ngurah Rai Bali, Tenyata Bekas Pangkalan Militer
Tribun Bali/ Rizal Fanany
8 Fakta Menarik Bandara Internasonal I Gusti Ngurah Rai Bali, Tenyata Bekas Pangkalan Militer 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai (IATA: DPS, ICAO: WADD)  adalah bandara internasional yang terletak di wilayah selatan Bali, tepatnya di Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, atau sekitar 13 km dari Denpasar.

Fakta-fakta apa saja mengenai bandara tersibuk ketiga di Indonesia ini yang Tribuners belum tahu?

Suasana di Bandara Ngurah Rai, Bali, Kamis (28/6/2018).
Suasana di Bandara Ngurah Rai, Bali, Kamis (28/6/2018). (INSTAGRAM/@ngurahraiairport)

Berikut ini Tribun Bali rangkumkan dari berbagai sumber 8 fakta Bandara Internasional I Gusti Ngurah.

1. Bekas Pangkalan Militer

Bandara Ngurah Rai dibangun pada 1930 oleh Departement Voor Verkeer en Waterstaats (semacam Departemen Pekerjaan Umum). 

Landas pacu berupa airstrip sepanjang 700 m dari rumput di tengah ladang dan pekuburan di desa Tuban.

Karena lokasinya berada di Desa Tuban, masyarakat sekitar menamakan airstrip ini sebagai Pelabuhan Udara Tuban.

Tahun 1942 South Bali Airstrip dibom oleh Tentara Jepang, yang kemudian dikuasai untuk tempat mendaratkan pesawat tempur dan pesawat angkut mereka.

Airstrip yang rusak akibat pengeboman diperbaiki oleh Tentara Jepang dengan menggunakan Pear Still Plate  (sistem plat baja).

Lima tahun kemudian 1942-1947, airstrip mengalami perubahan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved