7 Destinasi untuk Peringati Hari Pahlawan 10 November, Napak Tilas Wisata Sejarah ke Surabaya

Selamat Hari Pahlawan 10 November, berikut ada 7 deretan destinasi wisata sejarah di Suraba untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan kita.

7 Destinasi untuk Peringati Hari Pahlawan 10 November, Napak Tilas Wisata Sejarah ke Surabaya
indonesiakaya.com
Tugu Pahlawan Surabaya - Selamat Hari Sumpah Pemuda 10 November 

TRIBUNTRAVEL.COM - Hari ini, Sabtu (10/11/2018), Indonesia merayakan kembali Hari Pahlawan 10 November dan mengenang kembali perjuangan para pahlawan Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan.

Kota Surabaya menjadi sebuah destinasi tepat untuk merayakan Hari Pahlawan 10 November  yang penuh dengan kisah perjuangan pahlawan dan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaannya.

Pertempuran terjadi di Surabaya dan dipimpin oleh Bung Tomo.

Mengutip dari Wikipedia, hari bersejarah ini ditetapkan sebagai Hari Pahlawan melalui Keppres No. 316 Tahun 1959, pada 16 Desember 1959.

Untuk ikut merayakan dan mengenang kembali bagaimana perjuangan para pahlawan zaman dahulu, kamu bisa jelajah di berbagai destinasi berikut.

Tribun Travel akan memberikan sejumlah rekomendasi wisata sejarah tujuan untuk merayakan Hari Pahlawan Indonesia.

1. Tugu Pahlawan

Tugu Pahlawan
Tugu Pahlawan (wikipedia.com)

Monumen ini merupakan ikon Kota Surabaya yang dibangun untuk memperingati Hari Pahlawan.

Tugu Pahlawan terletak di tengah Taman Kebonrojo, tepatnya di seberang kantor Gubernur Jawa Timur.

Terdapat pula sebuah museum yang berlokasi dekat dengan tugu pahlawan.

Di museum tersebut, pengunjung dapat menyaksikan patung peraga dan ukiran yang menggambarkan peristiwa 10 November 1945.

Museum ini juga memamerkan koleksi pidato Bung Tomo dan rekaman suara Bung Tomo saat menolak ultimatum tentara sekutu yang mengharuskan rakyat Surabaya menyerah.

2. Jembatan Merah

Jembatan merah
Jembatan merah (tripadvisor.com)

Mulanya jembatan dibangun untuk menghubungan Surabaya sebelah timur dengan wilayah Surabaya sebelah barat.

Sebelah Timur Kota Surabaya merupakan area pedagang dan pelaut asing.

Sementara di sebelah Barat dulunya merupakan kawasan pemerintahan kolonial Belanda.

Kemudian saat pertempuran melawan tentara Belanda dan Sekutu, para arek-arek Suroboyo bertahan di kawasan Jembatan Merah.

3. Gedung Internatio

Gedung
Gedung Internatio (kompasiana.com)

Gedung ini dibangun pada tahun 1920 dan dijadikan sebagai markas bagi tentara sekutu pada jaman dahulu.

Tak hanya markas tetapi gedung ini juga jadi saksi sejarah bangsa Indoensia.

Karena menjadi lokasi tewasnya pimpinan tentara Inggris Brigadir Jenderal Aubertin Mallaby.

Hingga kini sosok pemuda Indonesia yang menembak Mallaby masih menjadi misteri.

Kematian Mallaby menjadi awal meletusnya pertempuran 10 November 1945.

4. Gedung Cerutu

Gedung Cerutu
Gedung Cerutu (dailywush.com)

Gedung ini dibangun sejak 1916, awal mulanya gedung ini adalah kantor perusahaan gula.

Julukan cerutu ini muncul karena bentuk menara gedung ini yang menyerupai bentuk cerutu.

Gedung pun sempat terbengkalai, namun kini sudah beralih fungsi menjadi hotel.

5. Gedung Polwiltabes

Gedung Polwiltabes
Gedung Polwiltabes (situsbudaya.id)

Bangunan Gedung Polwiltabes bediri sejak 1850 lalu.

Dari zaman dahulu gedung ini tidak berubah fungsi, hingga kini tetap menjadi kantor kepolisian.

Di bawah bangunan gedung Polwiltabes ini terdapat penjara bawah tanah.

Konon, ada terowongan bawah tanah yang menghubungkan gedung ini dengan penjara Kalisosok.

6. Penjara Kalisosok

Penjara Kalisosok
Penjara Kalisosok (surya.tribunnews.com)

Penjara yang terletak di Jalan Kalisosok ini konon ditakuti dan dibangun pada masa Gubernur Jenderal Herman Williams Daendels.

Penjara ini termasuk salah satu saksi sejarah peristiwa 10 November 1945.

Kini tembok bangunan ini sudah dipenuhi dengan mural.

7. Hotel Yamoto

Hotel
Hotel Yamoto (pesonacagarbudayasurabaya.wordpress.com)

Hotel ini kini dikenal sebagai Hotel Majapahit.

Pada awal pembangunan, hotel ini  telah melewati masa penjajahan dari zaman Belanda hingga  Jepang.

Hotel ini dulu bernama Yamamoto, hotel Yamoto telah menjadi saksi peristiwa perobekan warna biru di bendera Belanda menjadi bendera Merah Putih.

Happy traveling, guys!

(TribunTravel.com/ Ayumiftakhul)

Ikuti kami di
Penulis: Ayu Miftakhul Husna
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved