Terjebak 9 hari di Gurun, Pria Italia Ini Bertahan dengan Minum Darah Kelelawar dan Urinnya Sendiri

Mauro Prosperi, seorang polisi Italia yang saat itu berusia 39 tahun sedang mengikuti Maraton des Sables (Maraton of the Sands) 1994 di Gurun Sahara.

Terjebak 9 hari di Gurun, Pria Italia Ini Bertahan dengan Minum Darah Kelelawar dan Urinnya Sendiri
Mirror
Mauro Prosperi 

TRIBUNTRAVEL.COM - Mauro Prosperi, seorang polisi Italia yang saat itu berusia 39 tahun sedang mengikuti Maraton des Sables (Maraton of the Sands) 1994 di Gurun Sahara, Maroko.

Namun pada petengahan jalan tiba-tiba badai pasir menyerang dan membuatnya kehilangan arah.

Setelah itu, Mauro berlari dan berjalan sekitar tiga ratus kilometer ke arah yang salah.

Dia memiliki kompas tetapi tidak ada titik referensi yang mencerahkan.

7 Gurun Pasir Terluas di Dunia, Mulai Gurun Sahara hingga Great Basin Desert

"Saya tidak panik, saya hanya putus asa."

"Saya berhenti dan membalikkan punggung saya ke angin, lalu menutupi wajah saya dengan syal pasir khusus dan kacamata."

Saya akhirnya menemukan balok kayu untuk menghadang angin, tetapi saya harus terus bergerak agar tidak terkubur pasir."

Badai pasir itu berlangsung delapan jam.

Potret Suasana Suram Gurun Pasir Gerogoti Jalan Raya dan Pemukiman di Dubai

Mauro langsung mencoba bertahan hidup dan hal pertama yang dia lakukan adalah buang air kecil ke botol air.

Dia tahu bahwa buang air kecil pertama ini akan menjadi yang paling jelas dan paling bisa diminum jika dia tidak menemukan pasokan air bersih.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved