Breaking News:

Setelah Indonesia dan Singapura, RedDoorz Perluas Jaringan ke Pasar Ketiganya di Filipina

RedDoorz, platform pemesanan online hotel budget di Asia Tenggara, mengumumkan ekspansi ke pasar ketiganya di Filipina, Rabu (20/6/2018).

RedDoorz
RedDoorz. 

TRIBUNTRAVEL.COM - RedDoorz, platform pemesanan online hotel budget di Asia Tenggara, mengumumkan ekspansi ke pasar ketiganya di Filipina, Rabu (20/6/2018).

"Bisnis RedDoorz adalah bisnis berbasis kota, bukan negara, di mana dengan pendekatan city-to-city," ujar Amit Saberwal, Founder dan CEO RedDoorz, dalam rilis yang diterima TribunTravel.

5 Kudapan Khas Filipina yang Saking Lezatnya Bikin Ngiler, Nomor 5 Mirip Es Kelapa Muda?

Amit mengatakan, RedDoorz telah mencapai pertumbuhan hingga lebih dari 500 properti, memproses lebih dari 1 juta kamar per malam.

Bananaque, pisang goreng khas Filipina yang merupakan street food di negara tersebut.
Bananaque, pisang goreng khas Filipina yang merupakan street food di negara tersebut. (Tribun Travel/Sinta Agustina)

"(RedDoorz) Secara konsisten memajukan tingkat hunian lebih dari 80 persen di 16 kota di Indonesia, Singapura dan sekarang, Filipina," lanjutnya.

4 Kuliner Khas Filipina yang Mirip dengan Hidangan Indonesia, Nomor 3 Mirip Orak-arik Bihun

Filipina, lanjut Amit, menempati urutan kedua sebagai negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi digital terpesat di dunia, setelah Indonesia.

"Dengan penetrasi internet 63 persen (67 juta pengguna) atau sekitar 105,7 juta orang Filipina," tuturnya.

Menurut penelitian yang berjudul "E-conomy SEA: Unlocking the $200B Digital Opportunity" oleh Google dan Temasek Holdings, telah ditemukan bahwa Filipina menempati peringkat kedua setelah Indonesia sebagai pasar digital yang tumbuh terpesat di dunia.

Filipina diperkirakan memiliki potensi berkembang sebesar 11 persen di CAGR hingga 93 juta pengguna internet di tahun 2020.

Pada tahun 2018, berdasarkan laporan dari WeAreSocial yang menunjukkan pengguna digital di Filipina, mengungkapkan bahwa Filipina tidak hanya memiliki 67 juta pengguna internet.

Tetapi seluruh pengguna internet tersebut aktif di media sosial dan lebih dari 60 juta orang baik sebagai pengguna unique mobile users atau active mobile social users.

Hal ini juga membuktikan prospek yang cerah untuk online travel market di Filipina, khususnya untuk hotel dan penerbangan online.

Basilica del Santo Nino di Cebu, Filipina.
Basilica del Santo Nino di Cebu, Filipina. (Tribun Travel/Sinta Agustina)

Dengan masuknya ke Filipina, RedDoorz juga akan memperkenalkan kategori properti baru.

Menambah dua kategori yang ada, RedDoorz dan RedDoorz Plus, sebagaiRedDoorz Premium, yang diluncurkan pada Juni 2018, adalah properti yang dirancang untuk budget business travellers.

Tidak hanya berlokasi strategis dekat dengan pusat bisnis, tetapi memiliki fasilitas lebih dari kategori yang ada di platform RedDoorz.

Ikuti kami di
Penulis: Sinta Agustina
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved