Ramadan 2018

Punya Masa Kedaluwarsa 1,5 Tahun, Begini Trik Simpan Kurma dari Penjual di Pasar Tanah Abang

Menyimpan kurma tidak bisa disatukan dengan yang beda jenis, beda kualitas, dan beda kedaluwarsa.

Punya Masa Kedaluwarsa 1,5 Tahun, Begini Trik Simpan Kurma dari Penjual di Pasar Tanah Abang
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Pedagang buah kurma melayani pembeli di Kawasan Tanahabang, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2013). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bulan Ramadan menjadi panen bagi para pedagang kurma, selain musim ibadah haji.

Saat dua musim itu pedagang kurma kerap kehabisan persediaan.

Namun, saat di luar musim itu, kurma terpaksa disimpan lama karena pembeli tidak sebanyak saat musim haji dan bulan Ramadan.

Para pedagang kurma punya trik tersendiri untuk menyimpan kurma agar awet dan tahan lama.

Sebelumnya perlu diketahui maksimal kedaluwarsa kurma yang berkualitas kisaran satu setengah tahun saja.

Ada juga kurma yang hanya bisa disimpan enam bulan hingga satu tahun.

Rofiuddin, seorang penjual kurma di dalam Pasar Tanah Abang Blok C memilih menyimpan kurma di kulkas untuk jangka waktu tiga bulan paling lama.

Ia tidak mau menyimpan lebih lama dari tiga bulan.

“Biasanya sebelum tiga bulan sudah re-stock lagi sih, jadi gak mau lama-lama,” tuturnya kepada KompasTravel, Rabu (23/5/2018).

Jika kurma disimpan di luar kulkas sebisa mungkin dalam keadaan kedap udara agar tidak mudah busuk.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sri Juliati
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved