Breaking News:

Water Blow - Disambut Debur Ombak, Begini Sensasi Pantai Tebing Karang Dekat Penginapan Raja Salman

Berbicara keindahan Pulau Dewata seakan tidak akan pernah habisnya. Satu di antaranya adalah pantai Water Blow.

KOMPAS.COM/Ira Rachmawati
Water Blow, kawasan wisata di daerah Nusa Dua tempat Raja Salman menginap 

TRIBUNTRAVEL.COM - Berbicara keindahan Pulau Dewata seakan tidak akan pernah habisnya.

Satu di antaranya adalah pantai Water Blow yang berada di sekitar Nusa Dua tempat Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulazis Al-Saud berlibur di Bali.

Di sana, traveler bisa menikmati sensasi deburan ombak yang menghantam tebing karang.

Lokasi pantai ini berada di belakang area hotel Grand Hyatt Nusa dua, di samping patung tinggi Krisna dan Arjuna, yang menjadi maskot Paninsula ujung paling selatan Nusa Dua.

Sebelum memasuki wilayah Water Blow, suara ombak yang menghantam karang sudah terdengar sangat jelas dari jalan masuk menuju pantai itu.

"Saat yang tepat saat menyaksikan water blow adalah siang menjelang sore karena saat itu dalam keadaan pasang. Ombak yang menghantam karang tingginya bisa menjulang sampai 4 meter khususnya di bulan bulan tertentu," kata Gede Wahyu, guide Water Blow, Rabu (8/3/2017).

Berbeda dengan pantai pada umumnya dengan bibir pantai pasir yang lembut, pantai di Water Blow adalah tebing karang yang tajam dan curang dan berada di perbatasan langsung lautan Samudera Hindia Selatan.

Petugas keamanan yang berjaga jaga di kawasan Water Blow Nusa Dua Bali
Petugas keamanan yang berjaga jaga di kawasan Water Blow Nusa Dua Bali (KOMPAS.COM/Ira Rachmawati)

Airnya cukup jernih dan jika terhempas ke tebing karang airnya akan menjulang tinggi di sela-sela tebing yang curam dan menghasilkan buih berwarna putih serta suara yang sangat keras.

"Saat menjulang seperti itu dan ombak menghempas dengan buih putih menjadikan pemandangan yang indah. Termasuk juga sensasinya. Kadang baju wisatawan kena percikan air. Jadi ya harus siap basah-basahan," katanya sambil menunjuk cekungan di tebing.

Untuk menyaksikan momen itu, dibuat panggung khusus yang dibatasi dengan tali serta jalan kayu yang aman dan nyaman dilewati.

Selain itu ada jalan khusus untuk menuju tebing yang curam untuk melihat lekukan saat air laut menghantam karang.

Papan peringatan diletakkan di area Water Blow, agar para wisatawan tetap waspada terhadap arus yang kuat, ombak berbahaya dan tinggi, serta tebing yang curam dan batu karang yang licin.

"Walaupun sudah ada jalur khusus tetap saja harus hati-hati. Biasanya kami para guide yang memperingati contohnya jangan terlalu ke pinggir saat ambil foto atau tidak membawa barang yang akan rusak jika terkena air," jelasnya.



Wisatawan asing melewati jalan setapak menuju pantai Water Blow Nusa Dua Bali
Wisatawan asing melewati jalan setapak menuju pantai Water Blow Nusa Dua Bali (KOMPAS.COM/Ira Rachmawati)

Selain itu, saat mengunjungi Water Blow Rabu (8/2/2017) terlihat petugas kepolisian yang berjaga di area pintu masuk dan area itu. 

Sebagian dari mereka juga terlihat berkeliling di area taman yang berada tepat di samping Water Blow.

"Sejak ada Raja Salman menginap di daerah Nusa Dua pengamanan memang diperketat. Memang ada kabar katanya rombongan Raja Salman mau ke sini (Water Blow) tapi sampai hari ini saya belum melihat," kata salah seorang petugas kebersihan di wilayah tersebut.

Raja Salman dan rombongannya berlibur di Bali tanggal 4-9 Maret 2017 dan menginap di kawasan Nusa Dua Bali salah satunya adalah di Hotel St Regis Bali.

Namun Raja Salman memperpanjang liburannya hingga 12 Maret 2017.  (Kompas.com/Kontributor Banyuwangi, Ira Rachmawati)

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved