Kuliner Jepang - Ternyata, Ini Alasan Tidak Ada Alas Sumpit Berbentuk Tikus di Negeri Sakura

Satu lagi yang menarik adalah penggunaan alas sumpit yang jenisnya ribuan macam, tetapi tidak ada satu pun yang berbentuk atau bergambar tikus.

Kuliner Jepang - Ternyata, Ini Alasan Tidak Ada Alas Sumpit Berbentuk Tikus di Negeri Sakura
Koresponden Tribunnews/Richard Susilo
Hashioki atau tempat menaruh sumpit dengan bentuk kacang-kacangan dan cabai berwarna (terbuat dari) emas. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNTRAVEL.COM - Satu budaya orang Jepang adalah makan makanan dengan menggunakan sumpit.

Bahkan makan nasi pun pakai sumpit.

Tapi tahukah traveler bila makan pakai sumpit yang sopan dan beretika harus menggunakan Hashioki atau tempat alas sumpit, tidak tergeletak begitu saja?

Belum lagi etika di Jepang tidak boleh makan pakai sumpit dengan bentuk tegak lurus, seperti menusuk makanan tepat dari atas.

Satu lagi yang menarik adalah penggunaan Hashioki yang saat ini jenisnya ribuan macam, tetapi tidak ada satu pun yang berbentuk atau bergambar tikus.

Apakah tidak boleh?

Secara sopan santun atau etika, tidak boleh.

Mengapa?

Tikus juga makan beras dan atau nasi.

Jadi Hashioki tidak boleh berbentuk atau bergambar tikus, tidak boleh makan bersama-sama manusia, yang juga makan nasi.

Hal ini secara etika tidak baik.

Mungkin dari segi fengshui juga tidak baik.

Ikuti kami di
Editor: Sri Juliati
Sumber:
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved