Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Mata Lokal Travel

Terpikat Lanskap Pulau Pangabatang di Sikka NTT, Tawarkan Keindahan Bawah Laut yang Memesona

Penulis: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi kapal yang berlabuh di sebuah pulau. Pulau Pangabatang menyimpan kekayaan alam bawah laut dan memiliki pasir putih yang bersih. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kabupaten Sikka di Nusa Tenggara Timur terkenal dengan pesona baharinya yang memukau.

Salah satu yang memiliki keindahan yang memanjakan mata yaitu Pulau Pangabatang.

Eksotisnya keindahan Pulau Pangabatang di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Pulau Pangabatang menyimpan kekayaan alam bawah laut dan memiliki pasir putih yang bersih.  (TRIBUNFLORES.COM/HO-ARNAUD DUPREZ)

Pulau Pangabatang merupakan salah satu pulau kecil dalam gugusan Teluk Maumere.

Pulau di sebelah utara Flores itu menyimpan kekayaan alam bawah laut dan memiliki pasir putih yang bersih. 

Baca juga: Pesona Pulau Kalong di Flores NTT, Kapan Waktu Terbaik Berkunjung ke Sana?

Perairannya tenang sehingga cocok untuk tempat snorkeling dan diving.

Pulau Pangabatang membentuk penghalang alami untuk arus air masuk-keluar teluk. Hal ini menyebabkan perairan Teluk Maumere sangat tenang. 

LIHAT JUGA:

Salah satu dari sedikit karang penghalang di Indonesia terdapat di sini.

Pulau dengan luas 700 meter persegi ini pernah menjadi lokasi berlangsungnya fotografi bawah laut internasional Festival Teluk Maumere 2016. 

Lomba foto bawah laut ini diikuti oleh 30 peserta baik dalam maupun luar negeri.

Baca juga: Uniknya Corak Tenun Ikat Tradisional dari Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur

Di balik keindahan dan kekayaan alam di Pulau Pangabatang ada sejarah yang membekas bagi masyarakat yang tinggal di pulau ini. 

Pulau kecil pernah tersapu Tsunami  pada tahun 1992.

Ilustrasi permukaan laut. Pulau Pangabatang menyimpan kekayaan alam bawah laut dan memiliki pasir putih yang bersih.  (Unsplash/Matt Hardy)

Gempa bumi yang kuat menghantam pulau-pulau dan pantai utara dengan sangat keras.

Menghancurkan terumbu karang yang ada di pulau-pulau ini.

Kini setelah 32 berlalu keindahan bawah laut Pulau Pangabtang pulih.

Halaman
123