TRIBUNTRAVEL.COM - Krisna dikenal sebagai pusat oleh-oleh yang begitu lengkap di Bali.
Kini, toko oleh-oleh Krisna sudah buka di Jogja.
Toko oleh-oleh ini mulai dibuka untuk umum pada 31 Mei 2024.
Krisna Oleh-Oleh Nusantara Jogja berlokasi di lantai UG dan 1 Mall Malioboro, Jalan Mataram, No 31, Suryatmajan, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca juga: 5 Tempat Makan Siang Enak di Kalasan Jogja, Cobain Lezatnya Ayam Goreng Candisari
Jam buka Krisna Oleh-Oleh Nusantara Jogja setiap hari pukul 09.00-22.00 WIB.
Nah, produk yang dijual di Krisna Oleh-Oleh Nusantara Jogja beda dengan Krisna Oleh-Oleh Bali.
"Kalau Krisna Oleh-Oleh Bali itu adalah produknya betul-betul Bali, semuanya Bali. Sedangkan Krisna Oleh-Oleh Nusantara karena namanya saja sudah Krisna Oleh-Oleh Nusantara pasti produknya seluruh provinsi di Indonesia," kata pemilik Krisna Oleh-Oleh, Gusti Ngurah Anom atau yang dikenal juga sebagai Ajik Krisna, dikutip dari Instagram @krisnaoleholehbali, Senin (10/6/2024).
Berhubung buka di Jogja, maka akan banyak menjual produk usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM dari Yogyakarta dan sekitarnya.
Mayoritas produk yang dipasarkan di Krisna memang berasal dari UMKM.
"Tetapi karena yang pertama kali buka di luar Bali adalah Jogja, kita pasti utamakan produk-produk DIY dan sekitarnya," jelas Ajik Krisna.
Dalam pembukaan gerai pertama Krisna di Jogja, ada 183 pelaku UMKM DIY dan sekitarnya yang telah digandeng.
Menurut Ajik Krisna, produk yang dijual di Krisna Oleh-Oleh Nusantara Jogja itu akan semakin bervariasi seiring berjalannya waktu.
Ajik Krisna memiliki misi untuk menjadikan Krisna Oleh-oleh tidak hanya identik dengan buah tangan khas Bali, tetapi juga khas seluruh daerah di Indonesia.
Baca juga: Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Jungwok Blue Ocean 2024, Tempat Wisata Hits di Jogja
"Karena judulnya aja sudah Krisna Oleh-Oleh Nusantara, yang kami utamakan pasti pakai produk UMKM daerah DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) sekitarnya. Nah, makanya 6 bulan kemudian kami bentuk produk dari seluruh Indonesia," kata Ajik Krisna, dikutip dari Wartakotalive.
"Seperti contoh minyak kayu putih itu dari Pulau Buru, kan itu yang sangat jauh yang prosesnya dari pinggiran langsung datang ke sana, kami hadirkan di sini," imbuhnya.