Namun bagi mereka yang tidak melakukan reservasi dan membayar di muka, situs pendakian resmi tetap menyarankan untuk membawa uang tunai secukupnya “karena pembayaran tanpa uang tunai [di gerbang] mungkin sulit dilakukan selama kondisi cuaca ekstrem.”
Baca juga: WNI Ungkap Sisi Lain Pedesaan Jepang saat Malam Hari, Jalan Gelap Tanpa Lampu
Perlu dicatat bahwa biaya pendakian sebesar 2.000 yen harus dibayar oleh semua pendaki, termasuk mereka yang memiliki reservasi untuk menginap di pondok gunung di sepanjang Rute Yoshida (yaitu biaya pendakian tidak termasuk dalam pembayaran kamu ke pondok gunung).
Namun, mereka yang memiliki reservasi pondok gunung dijamin mendapat tempat di jalur tersebut, bahkan tanpa membuat reservasi pendakian.
Meski begitu, situs resminya merekomendasikan pemesanan/pembayaran terlebih dahulu, dengan mengatakan “Karena pembayaran telah selesai pada saat reservasi, proses melewati gerbang akan lebih lancar karena ada jalur terpisah bagi mereka yang telah melakukan reservasi sebelumnya, siapa yang akan perlu menunjukkan kode QR mereka untuk konfirmasi.”
Ada satu lagi kelemahan dalam sistem bagi mereka yang tinggal di pondok gunung, yaitu mereka diizinkan melewati gerbang jalan setapak bahkan selama jam-jam terbatas yaitu pukul 16.00 hingga 03.00.
Namun, situs resminya masih menyatakan “secara umum aturannya, harap melewati gerbang sebelum jam 4 sore,” dan juga bahwa “pendaki tunduk pada pembatasan dan tidak dapat mendaki selama jam antara jam 4 sore sampai jam 3 pagi,” jadi sepertinya berada di luar jalur pada jam-jam tersebut adalah, pada paling tidak, tidak disukai.
Terakhir, situs resminya mengingatkan para pelancong bahwa biaya pendakian bukanlah pengganti “sumbangan” sebesar 1.000 yen per orang yang telah diminta sejak sebelum penerapan biaya pendakian, dan para pendaki masih sangat dianjurkan untuk membayarnya.
Halaman situs resmi berbahasa Jepang menyatakan “Pastikan untuk bekerja sama dengan Donasi Kerja Sama Konservasi Gunung Fuji (opsional) juga,” dan tujuan terpisah dicantumkan untuk kedua pembayaran tersebut.
Inti dari semua persyaratan, permintaan, dan pengecualian tersebut adalah pemerintah prefektur Yamanashi menginginkan siapa pun yang mendaki Gunung Fuji melalui Rute Yoshida untuk bermalam di pondok gunung dan membayar biaya tambahan sebesar 3.000 yen per orang.
Sebagaimana disampaikan para pengambil kebijakan sebelumnya, keputusan penutupan gerbang pada pukul 16.00 hingga pukul 03.00 dilakukan khusus untuk mencegah para pendaki memulai pendakian pada sore hari, mencapai puncak sebelum fajar, menyaksikan matahari terbit dari puncak, dan kemudian kembali turun tanpa bermalam di gubuk gunung.
Alasan resminya adalah pemerintah memandang pendakian pada malam hari dan tanpa tidur serta menyesuaikan diri dengan ketinggian adalah hal yang berbahaya, meskipun kebijakan tersebut, baik disengaja atau tidak, juga meningkatkan pendapatan pemilik pondok gunung.
Reservasi untuk musim pendakian musim panas 2024 akan dibuka melalui situs resmi Pendakian Gunung Fuji pada pukul 10 pagi pada tanggal 20 Mei.
Ambar/TribunTravel