Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Rekomendasi Wisata

5 Tempat Wisata di Banda Neira untuk Liburan Akhir Pekan, Tawarkan Pemandangan Menakjubkan

Penulis: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi wisatawan snorkeling di lautan Banda Neira. Banda Neira memiliki sederet tempat wisata yang menarik dikunjungi saat liburan akhir pekan, termasuk destinasi alam hingga wisata bersejarah.

Rekomendasi selanjutnya ada Benteng Belgica yang bisa jadi tujuan liburan akhir pekan.

Benteng Belgica merupakan tempat wisata hits di Banda Neira yang dibangun di atas perbukitan.

Benteng Belgica ini adalah benteng VOC yang lokasinya di ketinggian 30 mdpl.

Selama mengunjungi Benteng Belgica, traveler bisa melihat peninggalan Portugis yang dulunya berfungsi sebagai pusat pertahanan.

Benteng Belgica ini juga sempat dijadikan tempat untuk memantau lalu lintas kapal yang keluar masuk ke Banda Neira di zaman penjajahan Belanda.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Batam Zoo Paradise, Tempat Wisata Baru di Kepulauan Riau untuk Liburan Akhir Pekan

3. Pulau Syahrir

Pulau Pisang. (Tribun Lampung/Dennish Prasetya)

Pulau Syahrir atau dikenal juga dengan sebutan Pulau Pisang adalah tempat wisata alam yang memiliki pasir putih nan halus.

Destinasi ini sering dikunjungi sebagai tujuan snorkeling maupun diving.

Pulau Syahrir menjadi satu di antara pulau terbaik di Banda Neira yang sayang untuk dilewatkan.

Bagaimana tidak, keindahan alam bawah laut bak surga ini menjadi spot favorit untuk olahraga menyelam.

Pulau Syahrir juga menjadi tempat wisata yang pas untuk menikmati senja.

4. Rumah Budaya Banda Neira

Tampak depan Museum Rumah Budaya Banda Neira di Jalan Nusantara, Kecamatan Banda, Maluku Tengah. (KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI)

Liburan ke Banda Neira rasanya kurang afdol kalau belum mengunjungi Rumah Budaya Banda Neira.

Rumah Budaya Banda Neira lokasinya ada di kawasan Maluku Tengah, Maluku.

Rumah Budaya Banda Neira menjadi tempat wisata paling diminati wisatawan ketika liburan ke Banda Neira.

Halaman
123