Jika naik 'kapal bajak laut' dari Togendai ke Moto-Hakone, jangan lupa untuk berkunjung ke Kuil Hakone, yang gerbang torii merahnya terlihat dari perairan.
Dikatakan membawa keberuntungan dalam pertempuran, kekuatannya telah dipercaya oleh orang-orang seperti shogun Tokugawa Ieyasu dan penguasa abad ke-12 Minamoto no Yoritomo.
Untuk kamu yang mau mengenal lebih dalam, lanjutkan perjalanan selama sepuluh menit lagi ke Kuil Kuzuryu, yang mengacu pada legenda naga berkepala sembilan yang berhasil menenangkan monster beracun yang meneror Danau Ashi pada zaman Nara (710- 794).
Kuil ini dikenal sebagai pembawa keberuntungan baik dalam masalah uang maupun cinta.
3. Taman Hakone Gora
Taman bergaya Prancis pertama di Jepang, terletak di area Gora Hakone, dibuka pada 1914 dan menampilkan desain arsitektur simetris dengan air mancur besar di tengahnya.
Taman Hakone Gora dibangun di lereng sehingga memiliki pemandangan pegunungan dan alam sekitarnya yang indah.
Beli es krim lembut rasa mawar sebelum berjalan-jalan di taman mawar yang indah, atau jelajahi dua rumah kaca yang merupakan rumah bagi tanaman tropis, herba, dan bunga.
Kamu bahkan dapat mengikuti sejumlah lokakarya yang menyenangkan, mulai dari upacara minum teh tradisional dan membuat perhiasan hingga pelajaran mengukir kaca kiriko dan melukis tembikar.
Museum Seni Hakone berada tepat di sebelahnya, jadi tidak perlu bepergian jauh untuk aktivitas selanjutnya.
4. Berbelanja di Stasiun Hakone-Yumoto
Arena perbelanjaan di depan Stasiun Hakone-Yumoto menawarkan banyak pilihan bagi para pemburu suvenir.
Kamu pasti ingin memulai di Tanakaya, di mana rak-raknya dilapisi dengan kotak tatakan yosegi, mineral mata air panas, dan segala macam barang unik lainnya yang hanya dapat kamu temukan di sini.
Untuk oleh-oleh yang bisa dimakan, pertimbangkan toko manisan jadul Chimoto, yang ditemukan sedikit lebih jauh ke arah area penginapan mata air panas.
Kue yumochinya yang mirip marshmallow, yang juga bisa kamu pesan di kafe hotel, sangat populer.
Baca tanpa iklan