TRIBUNTRAVEL.COM - Media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan kehadiran relasi perjalanan baru kereta api bernama kereta api (KA) Banyubiru.
KA Banyubiru tersebut merupakan operasional kereta baru yang dihadirkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk rute Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng-Solo Balapan.
Namun yang menjadikan KA Banyubiru viral yakni karena harga tiket yang relatif lebih murah.
Ya, sebelum kehadiran KA Banyubiru, untuk perjalanan Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng-Solo Balapan dilayani oleh KA Joglosemarkerto.
Baca juga: Jadwal Kereta Api Joglosemarkerto Relasi Semarang-Solo via Stasiun Balapan Solo
Sebagaimana diketahui KA Joglosemarkerto tersebut punya harga tiket paling murah mulai Rp 90 ribuan.
Sementara untuk harga tiket paling mahalnya yakni Rp 440.000.
TONTON JUGA:
Baca juga: KAI Hadirkan Gapeka 2023, Bikin Waktu Tempuh Kereta Api Lebih Cepat
Hal ini berbeda dengan tarif KA Banyubiru yang tarif perjalanannya hanya dibanderol mulai Rp 30 ribu untuk tiket yang paling murah.
Kemudian untuk tiket kereta api yang paling mahalnya hanya seharga Rp 75 ribu.
Tak hanya murah, harga tersebut bahkan sudah berlaku untuk perjalanan kereta api kelas ekonomi dan eksekutif.
Menariknya lagi jadwal perjalanan KA Banyubiru juga terbilang cukup banyak.
Perjalanannya juga tersedia dari pagi hingga malam hari dan berlaku untuk perjalanan pulang pergi (PP).
Maka tak heran banyak masyarakat terutama pencinta kereta api menyambut baik kehadiran KA Banyubiru.
KA Banyubiru akan diluncurkan secara resmi pada 1 Juni 2023 mendatang.
Peluncuran KA Banyubiru tersebut sehubungan dengan adanya Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2023.