Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Ramadhan

London Pertama Kali Dihiasi Ribuan Lampu Sambut Bulan Ramadhan, Dinyalakan Wali Kota Sadiq Khan

Penulis: Sinta Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemandangan jalan yang dihiasi lampu untuk menyambut bulan suci Ramadhan di London, Inggris pada 15 Maret 2023.

TRIBUNTRAVEL.COM - Atribut Ramadhan untuk pertama kalinya muncul di ibu kota Inggris, London.

Sekira 30.000 lampu yang ditempatkan di Coventry Street, London West End, Inggris, dinyalakan untuk menyambut bulan Ramadhan 2023.

Ilustrasi lampu Ramadhan. (Unsplash/lemonmelon)

Coventry Street, yang menghubungkan Leicester Square dengan Piccadilly, diterangi dengan tulisan "Happy Ramadhan".

Dilansir TribunTravel dari BBC, Selasa (11/4/2023), lampu dinyalakan oleh Wali Kota London, Sadiq Khan, yang merupakan satu dari 1,3 juta Muslim di London yang merayakan Ramadhan.

Baca juga: PM Inggris Rishi Sunak Dikritik setelah Naik Jet Pribadi 36 Menit dari London ke Leeds

Lampu-lampu cantik itu diinisiasi oleh Aisha Desai, yang terinspirasi dari kegemarannya pada lampu Natal.

"Saya hanya memiliki ambisi untuk melakukannya seperti lampu Natal," ungkap Aisha.

LIHAT JUGA:

"Saya ingat akan mengunjungi lampu Natal bersama saudara perempuan saya ketika saya tumbuh dewasa dan saya juga memiliki kesempatan untuk tinggal di Timur Tengah dan saya ingin membawa kegembiraan dan keajaiban itu ke London, kota asal saya," jelasnya.

Namun perjalanan Aisha untuk menyalakan lampu Ramadhan di London tidaklah mudah.

Aisha memulai proyek ini tiga tahun lalu.

Baca juga: Bandara di Inggris Bakal Jadi yang Pertama Cabut Aturan Cairan 100 ml

"Kelihatannya luar biasa, saya sangat kewalahan dengan tanggapannya," katanya.

Menurut Aisha, Ramadhan merupakan bulan yang sangat penting bagi umat Muslim.

Wali Kota London Sadiq Khan usai menyalakan lampu di Coventry Street secara resmi. (Instagram @sadiq)

"Saya ingin meningkatkan kesadaran itu, juga untuk memberi tahu tetangga kami bahwa ini adalah bulan yang sangat penting bagi kami, ini adalah bulan favorit saya dalam setahun dan saya bersyukur kita ada di sini hari ini," ungkapnya.

Di tempat lain di London, buka puasa atau iftar terbuka diadakan di Museum Victoria dan Albert di Kensington selatan.

Bahkan di sana telah didirikan masjid pop-up dan paviliun Ramadhan untuk Muslim dan non-Muslim.

Halaman
12