TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang influencer asal Inggris, Mahyar Tousi, menjadi perbincangan publik beberapa waktu lalu.
Mahyar Tousi mendapat banyak kecaman setelah menyinggung batik yang dikenakan para kepala negara di Gala Dinner KTT G20 Bali.
"What on earth are these idiots wearing?! (Apa sih yang dipakai para idiot ini)," tulis Mahyar Tousi dalam cuitan Twitter-nya, Rabu (16/11).
Ia pun menyertai cuitan tersebut dengan foto para kepala negara yang terlihat tengah mengobrol menggunakan batik.
Baca juga: Cerita Saru Putu Ayu Saraswati saat Jadi Pemandu KTT G20, Dapat Pujian dari Joe Biden
Di antaranya Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, dan Menteri Pertanian Indonesia Zulkifli Hasan.
Tak butuh waktu lama, tweet Mahyar Tousi langsung menjadi viral dan mendapat kecaman dari warganet Indonesia.
Sebab, Mahyar Tousi dianggap menghina batik Indonesia.
Menindaklanjuti cuitan viral tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memberikan tanggapannya.
Menurut Sandiaga Uno, hal ini perlu direspons dengan lebih memperbanyak edukasi dan promosi kepada publik di tingkat internasional terutama terkait wastra Indonesia.
"Ketidaktahuan netizen internasional akan wastra Indonesia perlu kita respons dengan informasi dan kita bisa menggunakan kesempatan ini untuk mempromosikan (wastra Indonesia)," ucap Sandiaga Uno, seperti dikutip dari rilis resmi Kemenparekraf.
Baca juga: Kanselir Jerman Hadiri KTT G20, Terkejut saat Diberi Tahu Ada Pantai Jerman di Bali
Mahyar Tousi Meminta Maaf
Akibat cuitan viral tersebut, Mahyar Tousi lantas meminta maaf atas pernyataannya yang dianggap menghina batik Indonesia.
Tousi kembali menyatakan bahwa twit yang dibuat sebelumnya adalah guyonan ke arah PM Inggris Sunak dan PM Kanada Justin Trudeau.
"Sekali lagi saya meminta maaf atas pelanggaran yang tak disengaja dengan membuat joke tentang pemimpin G20 yang mengenakan pakaian tradisional Indonesia," tulisnya dikutip Tribunnews.com, Jumat (18/11/2022).
Mahyar pun menambahkan jika di Inggris, hal itu dilakukan untuk membuat candaan.
Baca tanpa iklan