Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Kedatangan Wisman Meningkat, Sandiaga Uno Optimis Target Kunjungan Tercapai

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana kedatangan penumpang rute Sydney-Denpasar yang dilayani Garuda Indonesia di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada Senin (7/3/2022).

Dengan kondisi ini, Menparekraf Sandiaga optimistis target capaian wisman di tahun 2022 dapat tercapai.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Ingin Kota Ambon Jadi Espisentum Musik Dunia

Ia memperkirakan angka kunjungan wisman di tahun 2022 bisa mencapai ambang tengah dari target yang telah ditetapkan atau sebesar 2,5 juta wisman.

"Kita harapkan juga tentunya harga tiket pesawat akan berangsur turun karena semakin banyaknya penambahan jumlah penerbangan," tutur Sandiaga Uno.

"Bali baru saja ditambah beberapa jumlah penerbangan, juga ada penambahan jumlah penerbangan ke beberapa destinasi seperti Labuan Bajo dan Garuda juga akan menambah penerbangan menuju Melbourne yang sebentar lagi akan direalisasikan," imbuhnya.

Wisatawan mancanegara di Lombok Utara (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Baca juga: Hadiri Dieng Culture Festival 2022, Sandiaga Uno: Potensial Jadi Event Kelas Dunia

Sandiaga Uno berharap usai G20 dan memasuki masa liburan, jumlah penerbangan akan semakin ditambah dan tingkat keterisian kursi juga semakin banyak.

Selain itu, ia juga berharap harga tiket pesawat jauh lebih terjangkau.

"Kami akan memastikan bahwa dengan beberapa kegiatan untuk mengonversi dari minat ke kunjungan bisa kita lakukan dalam beberapa bulan ke depan sehingga nanti di 2023 target yang meningkat secara tajam hampir dua kali lipat bisa kita capai dengan jumlah tambahan penerbangan," kata Sandiaga Uno.

Tak hanya wisatawan mancanegara, wisatawan nusantara juga menjadi fokus pasar yang akan dimaksimalkan.

Dengan berbagai kegiatan event, paket-paket wisata serta penguatan destinasi akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara yang tahun depan jumlahnya diperkirakan akan mencapai 1,4 miliar pergerakan.

"(Dunia) ada ancaman resesi, tapi kekuatan kita itu adalah domestic market. Jadi ke depan kita akan kembangkan wisatawan nusantara dan juga tentunya upaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara juga," pungkas Sandiaga Uno.

Baca juga: Sandiaga Uno Tegas Tolak Pariwisata Berbasis Judi di Indonesia, Lebih Pilih Kembangkan Sport Tourism

(TribunTravel.com/mym)

Baca selengkapnya soal artikel Sandiaga Uno di sini.