Seorang Wanita Menuntut McDonalds Gara-gara Iklan Burger yang Membuatnya Batal Puasa

Menu Rahasia McDonalds, McLand, Sea & Air Burger

TRIBUNTRAVEL.COM - Siapa yang tidak tergoda melihat iklan makanan saat perut lapar?

Namun, bukan berarti iklan makanan yang menggoda bisa membatalkan niatmu berpuasa.

Baru-baru ini seorang wanita Rusia menuntut restoran cepat saji ternama, McDonalds ke pengadilan dengan alasan unik.

Ia merasa iklan McDonalds yang menampilkan burger lezat membuatnya tergoda membatalkan puasa selama Prapaskah.

Wanita bernama Ksenia Ovchinnikova, dari kota Omsk di Rusia menggugat jaringan restoran cepat saji terbesar di dunia karena dianggap telah membuat dia berbuka puasa saat Prapaskah dua tahun lalu.

Wanita itu menuduh McDonalds melanggar undang-undang perlindungan konsumen dan menghina perasaan religiusnya lewat iklan produk daging yang lezat saat orang Kristen menahan diri dari makan daging dan produk hewani lainnya.

Baca juga: Jadi Buronan Selama 2 Jam, Wanita Ini Berhasil Ditangkap saat Drive-Thru di McDonalds

Baca juga: Promo McDonalds Terbaru Juli 2021, Paket Serba Rp 30 Ribuan hingga Menu Receh

Menu burger saus keju leleh di McDonald's Brasil (Instagram McDonald's Brasil)

Dia pun meminta kompensasi sebesar 1.000 rubel atau sekitar Rp 1,9 juta.

Dalam pengaduannya, Ovchinnikova merujuk pada peristiwa yang dialami April 2019 lalu, saat dia berpuasa Prapaskah.

Wanita itu sedang menahan untuk tidak makan daging selama sekitar satu bulan.

Namun saat jalan-jalan di sekitar Omsk, dia melihat banner iklan McDonalds dengan burger keju dan McNugget ayam yang menggugah selera.

Dia tidak bisa menahan keinginannya, kemudian memutuskan pergi ke McDonalds terdekat dan memesan burger untuk dirinya sendiri.

Ovchinnikova pun menyesali pada kelemahannya, tetapi juga menyalahkan iklan 'menggoda' dari rantai makanan cepat saji tersebut.

Dikutip TribunTravel dari laman Odditycentral, Sabtu (7/8/2021), "saat itu saya sudah berpuasa selama sebulan, tetapi ketika saya melihat spanduk iklan, saya tidak bisa menahan diri dan mengunjungi McDonald's dan membeli burger keju," tulis Ksenia Ovchinnikova dalam pernyataannya.

"Dalam iklan McDonalds, saya melihat pelanggaran hukum perlindungan konsumen. Saya meminta pengadilan untuk menyelidiki dan jika pelanggaran telah terjadi McDonalds wajib memberikan kompensasi kepada saya sejumlah seribu rubel." klaim Ovchinnikova kepada layanan pers Zamoskvoretsky.

Baca juga: Bubur Ayam Porsi Jumbo di Depok Laris Manis, Jualan 5 Jam Ludes Ratusan Porsi

Baca juga: Rekomendasi Warung Nasi Uduk dan Pecel Enak di Surabaya Buat Menu Sarapan

Baca juga: Uniknya Nasi Bebek Songkem di Tangsel, Dijual Ala Drive-Thru Pinggir Sungai

Baca juga: Promo Richeese Factory Agustus 2021, Ada Diskon hingga Rp 35 ribu

(TribunTravel.com/tyas)