Video Acara Resepsi Pernikahan di Dalam Bus Berjalan Viral di Medsos, Ini Tanggapan Pengantin

Penulis: Sinta Agustina
Pernikahan di dalam bus berjalan.

Prosesi selanjutnya merupakan proses pasrah tampi, makan, dan sungkeman.

"Terus sesampainya di rest area Salatiga, kita turun bentar untuk ngambil foto, setelah itu kita putar balik di Tol Bawen untuk kembali pulang," kata Titin.

Sebelumnya Titin dan Angga telah merencanakan untuk menggelar pernikahan di rumahnya, Boyolali.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Embung Manajar Juli 2021, Wisata Instagramable di Boyolali Berlatar Gunung Merapi

Namun saat itu ada surat edaran dari Pemerintah Kabupaten Boyolali yang tidak memperbolehkan menggelar hajatan yang menimbulkan kerumunan.

"Mau acara di KUA juga entar bingung mau jamuan-nya gimana, semua resto pada tutup karena PPKM," kata Titin.

Ilustrasi dekorasi pernikahan (pexels.com)

"Kalaupun ijab di rumah bakal banyak kerumunan, soalnya rumah saya di desa, kalau ada acara sedikit saja mesti pada dateng," lanjutnya.

Karena kendala inilah yang akhirnya membuat Titin dan Angga untuk menggelar pernikahan di dalam bus berjalan.

Baca juga: Unik, Pilot Ini Melangsungkan Pernikahan pada Ketinggian 33.000 Kaki

Titin mengaku, ia dan sang suami hanya mengundang keluarga inti yang berjumlah 12 orang.

"Ya pada intinya ini karena kondisi pandemi dan PPKM, biar aman di masa pandemi," tutup Titin.

Jalan tol ditutup

Titin dan Angga beruntung, karena saat menggelar acara pernikahannya mereka bisa melewati Tol Solo-Semarang.

Saat ini, jalan Tol Solo-Semarang ditutup untuk mendukung PPKM Darurat Jawa-Bali.

Sejumlah personel kepolisian berjaga di pintu keluar tol Pejagan Brebes. Pintu tol ini merupakan akses kendaraan dari Jakarta yang hendak menuju daerah di selatan semisal Purwokerto, Kebumen, Purworejo, hingga Yogyakarta (Istimewa via Tribun Jateng)

Dilaporkan Tribunnews.com, sebanyak 27 pintul tol exit ke arah Jawa Tengah akan ditutup mulai 16 Juli hingga 22 Juli 2021.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes M. Iqbal Al-Qudusy mengungkapkan bahwa keputusan tersebut merupakan implementasi dari kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Hasil koordinasi dengan Forkopimda Jawa Tengah, seluruh akses masuk Jawa Tengah ditutup termasuk exit tol di 27 pintu exit tol akan kami tutup total mulai hari Jumat tanggal 16 sampai dengan tanggal 22 Juli," kata Iqbal kepada wartawan, Selasa (13/7/2021).

Menurut Iqbal, penutupan akses jalan tersebut untuk menekan mobilitas dan pergerakan dari masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

Tujuannya adalah demi memutus mata rantai penyebaran virus corona.

(TribunTravel.com/Sinta A.)

Baca juga: Jika Perbatasan Dibuka, 6 Hal Ini Harus Diketahui Sebelum Road Trip Naik Campervan di Selandia Baru

Baca juga: Resepsi Batal karena Covid-19, Pengantin Baru Langsung Keliling Dunia dan Tinggal di Mobil