Hanya satu hari setelah insiden ini, Australia mengumumkan bahwa mereka melarang semua perjalanan dari India mulai 27 April hingga setidaknya 15 Mei 2021.
Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah membatalkan keputusan sebelumnya untuk memangkas kapasitas penerbangan sebesar 30 persen karena meningkatnya kasus Covid-19 di India.
Selain itu, gelombang kedua yang tidak menunjukkan tanda-tanda menurun di India membuat Australia memutuskan untuk membatalkan semua penerbangan.
Air India adalah satu-satunya operator yang terbang langsung antara India dan Australia, dengan layanan operasional sekali seminggu.
Qantas telah menerbangkan beberapa layanan repatriasi satu kali di masa lalu tetapi tidak ada yang dijadwalkan untuk saat ini.
Saat ini, hampir 40.000 warga Australia terjebak secara global karena keterbatasan kapasitas, sebagian besar di antaranya berada di India dan Inggris.
Tonton juga:
Baca juga: Terungkap Alasan Pramugari Selalu Sapa Penumpang Pesawat, Traveler Berotot Jadi Perhatian
Baca juga: Video Pesawat Mendarat Darurat di Pantai Viral di Medsos, Begini Kronologinya
Baca juga: 4 Momen Mengharukan Pramugari di Pesawat, Termasuk Bantu Penumpang Melahirkan
Baca juga: Jangan Lakukan! Ini Kebiasaan Penumpang Pesawat yang Dibenci Kru Kabin Pesawat
Baca juga: Jangan Ditiru! Mantan Pramugari Beberkan Kebiasaan Buruk Penumpang di Pesawat
(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)
Baca selengkapnya seputar Fakta Unik India, di sini.
Baca tanpa iklan