Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Rekomendasi Kuliner

Liburan ke Pangandaran? Jangan Lupa Cobain Bakso Pak Pardi yang Enak dan Murah

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi bakso enak di Pangandaran

TRIBUNTRAVEL.COM - Liburan ke Pangandaran, jangan cuma mengunjungi tempat wisata.

Kamu juga bisa berburu kuliner enak di Pangandaran.

Satu yang cukup populer adalah bakso.

Bakso yang satu ini tidak dijual di rumah makan, melainkan menggunakan gerobak bakso keliling.

Gerobak bertuliskan bakso solo ini dapat kamu temukan di kawasan objek wisata Pangandaran.

Selain itu juga kerap mangkal di blok pasar wisata Pananjung.

Kalau Main di Pangandaran, Jangan Lupa Cicipi Bakso Pak Pardi, Murah Meriah Enak Banget (tribunjabar/padna)

Bakso ini, selain rasa kuahnya gurih, enak, dan lezat, pentol baksonya ini juga terasa kenyal.

Harganya juga, tentu sangat terjangkau.

Sepintas, tampilan gerobak bakso ini tampak sederhana.

Walaupun tampilannya terlihat sederhana, cita rasa dari bakso ini sudah tidak diragukan.

Penjual bakso Pak Pardi (50) asal Wonogiri, Jawa tengah ini, menyajikan bakso dengan rasa yang khas tersendiri. 

Selain rasa, Ia juga menyediakan tempat kursi kayu untuk pembeli yang akan makan bakso di tempat tersebut.

Menurut salah satu pembeli bakso, Riani (28) mengungkapkan, meskipun jarak lumayan jauh dirinya sering membeli bakso di tempat ini.

"Saya dari jauh, mau beli di sini. Karena selain harga murah, porsinya pas, terus rasanya juga enak," ujar Riani saat ditemui Tribunjabar.id seusai menyantap bakso, Sabtu (13/3/2021)

Ia mengatakan bakso solo milik Pak Pardi ini beda dari yang lain, memiliki cita rasa yang enak. Tekstur dan rasa daging pada pentol baksonya benar-benar terasa.

"Ditambah lagi harga bakso yang terbilang sangat murah, hanya senilai Rp 10 ribu per porsi," ucapnya.

Sementara pemilik bakso solo, Pak Pardi mengatakan, bahwa dirinya sudah 6 tahun lebih berdagang bakso keliling dengan cara dipikul di kawasan objek wisata Pangandaran.

Hanya, mulai ramainya baru tiga tahun ini. Biasanya, mulai berdagang di mulai dari pukul 8:00 sampai sore atau sampai sajian bakso ini habis.

"Tapi, belum sore juga biasanya habis, jadi tidak usah nunggu sampai sore apalagi malam," ucap Pardi.

Ia mengatakan, untuk omzet perharinya kurang lebih sekitar Rp 1,7 juta hingga Rp 1.8 juta, atau menghabiskan 160 hingga 170 porsi mangkok bakso.

"Kalau harganya berbeda-beda, ada yang Rp 10 ribu, Rp 13 ribu dan juga Rp 15 ribu per porsinya," ucapnya.

Namun kebanyakan pembeli, memilih porsi bakso yang seharga Rp 10 ribu. Bedanya hanya di jumlah pentolan bakso saja, kalau untuk rasa tetap sama.

"Rasa bakso yang katanya enak, mungkin karena banyak dicampur potongan tulang dan juga cerewetannya (tetelan daging sapi)," ucap Pardi.

Karena, lanjut Pardi, kebanyakan orang yang dicari yaitu rasanya, bukan hanya pentol bakso saja yang banyak dan besar.

Pardi menambahkan, tukang bakso lainnya pasti juga punya resep sendiri sendiri. Sama seperti dirinya, membuat sajian bakso dengan rasa khas sendiri.

Baca juga: Bakso Cuankie Serayu dan 6 Tempat Makan Bakso di Bandung untuk Makan Malam

Baca juga: 6 Olahan Bakso Enak, Ada Bakso Bakar hingga Bakso Mercon, Mana Favoritmu?

Baca juga: 4 Tempat Makan Bakso Krikil di Magelang untuk Buka Puasa, Sajian Bakso dengan Kuah Hangat dan Lezat

Baca juga: 5 Tempat Makan Bakso di Semarang yang Cocok untuk Menu Makan Siang

Baca juga: Viral Karena Masakannya Diunggah ke Medsos, Bakso Tumis dari Asahan Terjual 200 Porsi Per Hari

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Kalau Main di Pangandaran, Jangan Lupa Cicipi Bakso Pak Pardi, Murah Meriah Enak Banget