Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Viral, Belalang Raksasa Muncul dari Belakang Kartu Petunjuk Keselamatan di Pesawat

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Abdul Haerah HR
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Belalang raksasa tertangkap kamera berada di Kartu Petunjuk Keselamatan di pesawat dan viral di media sosial.

TRIBUNTRAVEL.COM - Viral sebuah foto yang memperlihatkan seekor belalang raksasa muncul dari belakang kartu petunjuk keselamatan di kabin pesawat.

Diketahui, foto tersebut diambil dalam sebuah penerbangan di Air New Zealand yang terbang dari Wellington ke Auckland.

Foto tersebut diambil oleh seorang penumpang pada hari Senin (23/2/2021) dan dibagikan melalui akun Twitter @aoc_nz.

Dilansir dari news.com.au, Jumat (26/2/2021), akun Twitter tersebut mengunggah potret belalang raksasa dan menuliskan keterangan, "Hanya ingin tahu apa pedoman masker untuk weta (belalang) pada penerbangan @FlyAirNZ."

Weta merupakan belalang raksasa endemik di Selandia Baru dan dianggap sebagai salah satu serangga terberat di planet Bumi.

Penumpang O'Connor mengatakan, belalang itu pertama kali terlihat di sisi kartu petunjuk keselamatan dan menarik perhatiannya.

"Tidak yakin mengapa teman-teman mengira dia membantu saya dengan menunjukkan keberadaannya," kata O'Connor.

Warganet pun beramai-ramai berkomentar tentang unggahan tersebut.

"OMG, saya akan mati," tulis salah satu pengguna Twitter.

Yang lain menyebutnya, "Tidak terbesar yang pernah saya lihat dalam waktu yang lama."

Sementara, pakar lain bergabung dan mengatakan itu adalah dukungan emosional belalang.

O'Connor pun mengomentari pertemuan di udara dan mengatakan, "Sejujurnya ini terasa seperti NZ setara dengan ular di pesawat."

Dia pun akhirnya membawanya ke hubungan pelanggan maskapai dengan tweetnya.

"Weta dibebaskan dari masker di pesawat, tetapi maaf karena dia tidak menjaga jarak 2 meter," demikian tanggapan dari akun resmi @FlyAirNZ.

O'Connor dan penumpang lainnya menghabiskan sisa penerbangan mencoba memasukkan serangga ke dalam kantong udara kertas untuk perlindungannya sendiri.

Halaman
12