Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Kereta Gantung di Lereng Gunung Merapi Ini Jadi Daya Tarik Bagi Wisatawan, Seperti Apa?

Editor: Nurul Intaniar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemandangan Gunung Merapi dari Candi Borobudur

TRIBUNTRAVEL.COM - Kereta gantung biasanya mudah dijumpai di tempat wisata untuk memudahkan pengunjung melihat pemandangan dari ketinggian.

Namun, ada juga kereta gantung yang berada di lereng Gunung Merapi Klaten.

Lebih tepatnya, kereta gantung itu berada di Dusun Girsang di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.

Desa yang berada di lereng Gunung Merapi ini mendadak dikenal wisatawan karena daya tariknya yaitu kereta gantung yang disebut gondala.

Kereta gantung ini menjadi sarana transportasi barang yang menghubungkan Dusun Girpasang dengan Dusun Ngringin dan sebaliknya.

Kereta gantung itu menggunakan sejumlah sling baja yang membentang sepanjang sekitar 130 meter dan berada di atas jurang dengan kedalaman sekitar 150 meter.

Sebelum adanya kereta gantung tersebut, untuk menuju Dusun Girpasang, warga harus menuruni dan menaiki seribuan anak tangga.

Pengunjung saat menaiki kereta gantung atau biasa disebut gondola yang menghubungkan Dusun Girpasang-Ngringin di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Selasa (19/1/2021). (TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan)

Jalur itu merupakan jalan utama menuju Dusun Girpasang, yang mana di dusun itu terdapat sekitar 37 jiwa dari 12 kepala keluarga (KK).

Selain adanya kereta gantung, Dusun Girpasang juga menawarkan pemandangan alam dan udara yang sejuk dan membuat wisatawan betah berlama-lama di sana.

Kemudian, ada juga sejumlah kuliner andalan yang merupakan khas daerah tersebut seperti nasi jagung dan nasi goreng jagung.

Keberadaan kereta gantung di lereng Gunung Merapi tersebut yang awalnya digunakan untuk angkut barang justru berubah menjadi atraksi wisata yang menyedot magnet wisatawan untuk datang.

Para wisatawan berbondong-bondong datang ke lokasi kereta gantung tersebut berada lantaran penasaran ingin menikmati sensasi menaiki kereta gantung itu.

Meski begitu, kereta gantung tersebut hanya bisa dinaiki oleh dua penumpang saja.

Seorang pengunjung Gilang Sanjaya contohnya.

Ia sengaja datang ke Desa Tegalmulyo untuk menikmati pemandangan di lereng Merapi tersebut.

Halaman
12