Selain kru dari TNI AU dan Basarnas, para awak media turut ikut dalam pencarian atau patroli melalui udara.
Pantauan TribunJakarta.com, tumpahan minyak menjadi hal yang paling mencolok ketika pesawat mengitari kawasan Pulau Laki dan Pulau Lancang.
Beberapa tumpahan minyak terlihat mengkilat dari kejauhan dan muncul ke permukaan laut.
Hal ini membuat warna air laut dibeberapa titik kontras lantaran tumpahan minyak sudah tersebar.
Selain itu, terlihat juga kapal milik TNI AL, Basarnas, hingga kapal nelayan yang terus mencari di sekitar titik kordinat yang sudah ditandai.
Kapten Penerbang CN-295, Gilang Pranajaya mengatakan penerbangan CN-295 berlangsung selama 1,5 jam dengan ketinggian rendah 500 feet di atas permukaan laut.
"Titik koordinat sudah kami lampaui dan kami lewati. Di situ terlihat ada beberapa kapal spead board pada saat kita terbang dengan ketinggian rendah 500 feet di atas permukaan laut, kita dapat melihat rekan angkatan laut dan penyelamnya sudah melakukan pencarian," jelasnya di Lanud Halim Perdanakusuma.
Selanjutnya, Gilang mengatakan bila pihaknya melaksanakan square pattern pada saat proses pencarian.
Di mana berarti melingkari target atau koordinat yang telah ditentukan semakin meluas, dengan harapan dapat menemukan objek-objek yang berpotensi lainnya.
"Kita ada (mengitari) sekitar 10 sampai 15 kali dengan ketinggian berbeda-beda, mulai dari 500 feet di atas permukaan laut, untuk semakin meningkatkan jarak pandang."
"Kita agak lebih tinggi apabila sudah melihat ada sesuatu yang agak mencolok baru kita turun kembali, untuk memperjelas penglihatan dan pandangan. Tadi ada beberapa (mencolok) seperti tumpahan minyak," jelasnya.
Apapun hasil pencarian yang didapat melalui udara, nantinya akan di foto dan kemudian akan dilaporkan ke komando atas atau TNI Angkatan Laut.
Baca juga: Fakta Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Hilang Kontak, Terdengar Ledakan hingga Ditemukan Sejumlah Barang
Baca juga: Posko Kesehatan dan Pusat Informasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Didirikan di JICT
Baca juga: Sriwijaya Air SJ 182 Turun dari Ketinggian 3.000 Meter dalam Waktu Kurang dari Satu Menit
Baca juga: Fakta di Balik Sriwijaya Air SJ 182 yang Hilang Kontak, Sempat Delay Akibat Hujan Deras
Baca juga: Kemenhub Benarkan Sriwijaya Air Jakarta-Pontianak Hilang Kontak, Ada 56 Penumpang dan 6 Awak Kabin
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Polair Temukan Sandal Jepit, Jaket Hitam Hingga Pembungkus Paket di Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air