Bolehkah Wisatawan yang Sudah Divaksin Covid-19 Berkunjung ke Singapura?

Editor: Sinta Agustina
ArtScience Museum di Singapura

Pernyataan tersebut muncul di tengah peluncuran vaksinasi besar-besaran di beberapa negara di seluruh dunia, termasuk Singapura, setelah pemerintah menyetujui penggunaan darurat bebeapa vaksin yang baru dikembangkan.

Namun, hingga kini masih belum jelas bagaimana keberadaan vaksin akan mempengaruhi perjalanan.

Pasalnya, masih belum jelas sebesar apa vaksin bisa mengurangi risiko transmisi dan infeksi, serta berapa lama efek tersebut akan berlangsung.

Namun, dengan adanya pengawasan seksama dari pemerintah Singapura terkait efektivitas vaksin dalam mengurangi risiko transmisi Covid-19, Lawrence Wong mengatakan bahwa kegunaan utama vaksin adalah melindungi mereka yang sudah divaksinasi.

Maka dari itu, ada kemungkinan bahwa vaksin bisa saja mengurangi penyebaran virus.

Walaupun hingga kini, seberapa besar vaksin bisa mengurangi penyebaran virus tersebut masih belum diketahui dengan jelas.

“Jika ada bukti jelas risiko transmisi bisa dikurangi secara signifikan, kami tentu saja akan mempertimbangkan beberapa relaksasi terkait SHN (stay home notice atau karantina) untuk para pelaku perjalanan yang sudah divaksin,” pungkasnya.

Baca juga: Di Toko Ini, Kamu Bisa Beli Barang-barang Milik Penumpang yang Hilang di Bandara

Baca juga: Resep Dalgona Coffee yang Sempat Trending di TikTok, Tanpa Mixer atau Whisk & Bisa Pakai Saringan

Baca juga: 8 Menu Spesial McDonalds di Berbagai Negara yang Paling Unik dan Menggiurkan

Baca juga: Demi Hasil Foto Sempurna, Wanita Ini Nekat Bergelantungan di Balkon Hotel Lantai 11

Baca juga: Viral di Medsos, Kota Terlantar yang Menyeramkan di Jepang Terekam Kamera Google Maps

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Singapura Pertimbangkan Izinkan Wisatawan yang Sudah Divaksin Berkunjung.