Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Kuburan Paus hingga Kapal Penuh Emas, Ini 10 Hal Teraneh yang Ditemukan di Gurun Pasir

Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Abdul Haerah HR
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Gurun Sahara.

Penemuan tersebut dilakukan pada tanggal 1 April 2008.

Bangkai kapal Bom Jesus. Digambarkan, bagaimana itu akan terlihat saat berlayar sekitar 500 tahun yang lalu. (Dieter Noli melalui Dailymail)

Sebuah bangkai kapal ditemukan di Gurun Namibia, daerah yang terkenal sebagai pusat berlian.

Situs khusus ini disebut sebagai wilayah terlarang.

Namun, seorang pekerja yang mencari berlian menemukan emas yang hilang selama hampir lima ratus tahun.

Para pekerja menggali elemen lain seperti logam dan pipa.

Akhirnya, para arkeolog dipanggil, dan situs itu digali.

Meski tidak ada bukti pasti, para ilmuwan percaya bahwa kapal itu bernama Bom Jesus yang artinya 'Yesus yang Baik'.

Berasal dari Portugis, kapal tersebut menghilang dalam perjalanan ke India dan tidak pernah berhasil melewati Samudra Atlantik.

Kapal tersebut diyakini telah menabrak batu sebelum mulai runtuh.

Kargonya terdiri dari permata berharga dan barang-barang lain seperti pedang dan senapan.

Artefak tersebut sekarang dilestarikan karena berasal dari abad ke-16 dan sebagian besar area, termasuk kapal, tetap terbuka untuk akses publik.

4. Teks 2000 tahun dari Gulungan Laut Mati

(Kanan) Qumran Caves, (Kiri) The Hosea Commentary Scroll. (Effi Schwiezer / Wikipedia.org , Loc.gov)

Gulungan Laut Mati berusia 2000 tahun yang telah hilang akhirnya ditemukan di Gua Qumran di Gurun Yudaean di sebelah Laut Mati bersama dengan artefak kuno seperti tembikar dan linen.

Para arkeolog telah mencoba mengerjakan artefak dan bahan lain di dalam gua yang diberikan oleh penggali kepada para kolektor ketika teks-teks ini ditemukan.

Teknik penanggalan radiokarbon digunakan untuk menganalisis gulungan.

Halaman
1234