PT KAI Rilis Jadwal Keberangkatan KA Tambahan Selama Desember 2020

Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Ambar Purwaningrum
Ilustrasi suasana gerbong KA Senja Utama

Selama masa pandemi Covid-19, kereta api Indonesia memberlakukan protokol kesehatan yang semakin ketat.

Alasannya tidak lain ialah untuk menjaga keamanan dan keselamatan penumpang selama di perjalanan, serta meminimalisir risiko penyebaran virus corona di kawasan stasiun dan di dalam gerbong kereta.

Protokol kesehatan kereta api lokal dan kereta api jarak jauh memang ada sedikit perbedaan.

Kali ini, TribunTravel akan memberikan informasi buat traveler yang ingin naik kereta api jarak jauh (KAJJ) selama pandemi Covid-19.

Untuk perjalanan KA Jarak Jauh, PT KAI menerapkan aturan physical distancing untuk mengurai kerumunan.

Biasanya kapasitas tempat duduk akan dikosongi sebelah atau diberi tanda "X" dengan arti tidak boleh diduduki.

Bagi penumpang KA Jarak Jauh wajib melengkapi beberapa syarat yang tertera dalam Surat Edaran (SE) Gugus Tugas Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020.

Melansir dari Kompas.com, berikut ketentuannya:

1. Menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari atau surat keterangan uji Rapid-Test dengan hasil non reaktif pada saat keberangkatan atau menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau Rapid Test.

2. Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.

Halaman
1234