TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang penyelam asal Mesir telah memecahkan rekor dunia baru.
Penyelam tersebut diketahui telah menghabiskan 145 jam atau enam hari penuh di bawah air.
Dilansir oleh TribunTravel dari Insider, Saddam Al-Kilany, 29 tahun, berada di bawah Laut Merah selama 145 jam 30 menit.
Al-Kilany diketahui mengalahkan rekor dunia 142 jam dan 47 menit yang dicapai oleh penyelam Turki Cem Karabay pada 2016 silam.
Setelah menghabiskan lima tahun pelatihan dan ia juga mengalahkan rekor pribadinya pada 2017 dalam 121 jam menyelam di lepas pantai Mesir Dahab pada 5 November.
Baca juga: Pecahkan Rekor, Berlian Purple-Pink Langka Ini Dijual Seharga Rp 378 Miliar
Dia bermaksud untuk tetap berada di bawah air selama 150 jam, tetapi ini tidak dapat dilakukan karena masalah kesehatan.
Ratusan orang berkumpul untuk merayakan Al-Kilany saat dia turun ke darat.
Al-Kilany sebelumnya juga telah menjadi berita utama karena mengadakan upacara pertunangannya dengan tunangannya dan sesama penyelam, Dr. Pia Legora, di bawah air pada bulan September lalu.
Berita itu muncul beberapa hari setelah penyelam bebas Slovenia, Alenka Artnik, 39 mencetak rekor dunia baru dengan turun lebih dari 374 kaki di bawah permukaan laut.
Dia juga masuk ke Laut Merah tetapi di lepas pantai Sharm el-Sheikh di Mesir dan mengalahkan rekor bersama 370 kaki yang diraihnya dengan Alessia Zecchini dari Italia selama Kejuaraan Dunia Freediving 2019.
Pria Berusia 103 Tahun Pecahkan Rekor Skydiver Tertua di Dunia
Seorang pria berusia 103 tahun pecahkan rekor menjadi skydiver tertua di dunia.
Dilansir oleh TribunTravel dari laman guinnessworldrecords.com, Centenarian Alfred "Al" Blaschke sedang membuktikan siapa pun di usia berapa pun bisa tidak takut.
Lahir pada 4 Januari 1917, Al baru-baru ini dipastikan memecahkan rekor Guinness World Records sebagai skydiver pria tertua di dunia.
Diketahui pada saat memecahkan rekor ia berusia 103 tahun 181 hari.
Baca tanpa iklan