Instruktur di pelatihannya menjelaskan bahwa semua itu bertujuan agar penumpang bisa membaca pergerakan bibir pramugari selama keadaan darurat.
Pelatihan untuk menjadi pramugari bukan hal yang mudah, dan prosesnya itu cukup melelahkan.
TONTON JUGA:
"Saat tidur, setiap detik dihitung, melarang siapa pun dari kita tertidur di kelas selama kuliah yang berlarut-larut tentang cara yang benar mengatur minuman atau pentingnya mengucapkan kata 'halo' dan 'selamat tinggal' kepada penumpang menggunakan sapaan yang berbeda setiap kali," tulis Poole.
Menurut Poole, semua proses itu seperti sebuah permainan untuk mencari siapa yang bisa bertahan paling lama tanpa pengulangan.
Namun bagi mereka yang tidak bisa menyesuaikan akan mendapatkan hukuman berat, menurut laporan Express.
Jika ketahuan tertidur selama proses pelatihan tersebut, kamu akan disuruh berkemas dan meninggalkan pelatihan.
Sedangkan untuk seorang gadis yang berani memakai lipstik nude glossy bukan merah Clinique, dia tidak akan datang lagi di kelas pelatihan keesokan harinya.
"Kami tidak terkejut dengan kepergiannya yang tiba-tiba. Kami tidak tahu apakah dia telah berhenti atau dia telah diusir," ungkap Poole.
Terlambat juga tidak dapat diterima selama pelatihan menjadi pramugari.
"Inilah mengapa pramugari menyempurnakan seni berjalan cepat," kata Poole.
Baca juga: Kesalahan Penumpang yang Paling Dibenci Pramugari, Termasuk Taruh Tas Seenaknya
Baca juga: Berani Langgar Instruksi Pramugari, Penumpang Pesawat Dapat Ditangkap Secara Hukum
Baca juga: Pidato Emosional Seorang Pramugari yang Sampaikan Perpisahan pada Penumpang Viral di Medsos
Baca juga: Pramugari Ini Ungkap Hal yang Sebaiknya Tidak Kamu Lakukan di Pesawat
Baca juga: Sisi Positif dan Negatif dari Pekerjaan sebagai Seorang Pramugari
(TribunTravel.com/Nurul Intaniar)