Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Arab Saudi Kembali Kejutkan Dunia dengan Hadirkan Kafe Anjing Pertama di Negaranya

Penulis: ronnaqrtayn
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang wanita duduk bersama dengan anjing peliharaannya di kafe The Barking Lot di kota Khobar di Teluk timur Arab Saudi, 450 kilometer di timur ibu kota, pada 25 September 2020.

TRIBUNTRAVEL.COM - Arab Saudi kembali mengejutkan dunia dengan melakukan hal-hal yang tidak biasa dengan membuka satu per satu 'batasan'-nya.

Setelah mengubah beberapa hal yang mencakup kehidupan sosial seperti wanita boleh mengemudi, pembukaan bioskop serta diperbolehkannya bintang internasional Usher dan Akon nge-rap di depan khalayak, kini negara ini membuka kafe ramah anjing pertamanya.

Seperti kita ketahui, dalam Islam hewan anjing dianggap najis, berbeda halnya dengan hewan kucing.

Sehingga di Arab Saudi anjing umumnya dilarang berada di tempat umum.

Polisi agama yang terkenal kejam di Arab Saudi dulu melarang hewan peliharaan berjalan-jalan.

Sempat Ditangguhkan, Visa Turis Arab Saudi akan Kembali Diterbitkan pada 2021

Namun, larangan tersebut perlahan-lahan mulai dilanggar dan hewan peliharaan yang berjalan-jalan menjadi pemandangan yang lumrah.

Kini pemilik anjing di negara itu bahkan sudah bisa menikmati secangkir kopi bersama hewan kesayangan mereka di sebuah kafe ramah anjing pertama di Arab Saudi.

Kafe bernama The Barking Lot ini dibuka secara resmi pada bulan Juni di pesisir Kota Khobar, Arab Saudi.

Pembukaan The Barking Lot dilatarbelakangi oleh keinginan sang pemilik untuk menyenangkan para pecinta hewan anjing.

Pasalnya, di Arab Saudi hanya ada sedikit tempat untuk membawa hewan peliharaan mereka ke luar rumah.

TONTON JUGA:

Dilansir dari Dailymail, pemilik kafe The Barking Lot, Dalal Ahmed mengatakan, ia mendapatkan ide untuk membuat kafe ramah anjing ini setelah berkunjung ke Arab Saudi.

"Saya datang ke Arab Saudi untuk mengunjungi anjing saya, tetapi saya tidak diizinkan untuk berjalan-jalan di pantai bersamanya," kata Ahmed.

"Saya sangat sedih dan memutuskan untuk membantu dengan membuka kedai kopi bagi orang-orang yang memiliki anjing, bagi mereka yang tidak memiliki anjing pun boleh berkunjung," lanjut Ahmed.

Halaman
12