Bahaya! Jangan Pernah Tinggalkan 7 Barang Ini di Dalam Mobil

Ilustrasi seorang wanita yang mengendarai mobil

TRIBUNTRAVEL.COM - Mobil seharusnya digunakan untuk transportasi, bukan penyimpanan.

Menyimpan barang-barang ini di dalam mobil dapat mengganggu kesehatan dan keamananmu.

Dari obat-obatan hingga barang elektronik.

Dilansir TribunTravel dari laman rd.com, berikut barang-barang yang tidak boleh ditinggal di dalam mobil.

TONTON JUGA

1. Obat-obatan

Ilustrasi obat-obatan (Gambar oleh Steve Buissinne dari Pixabay )

Kebanyakan obat harus disimpan pada suhu ruangan, tetapi mobil jarang memiliki suhu yang diinginkan.

Panas ruangan mobil tidak akan membuat obat kamu berbahaya secara langsung, tetapi bisa membuatnya kurang efektif.

2. Barang elektronik

Barang elektronik (Gambar oleh William Iven dari Pixabay )

Di luar biaya perangkat itu sendiri, gadget seperti laptop, ipad dan ponsel berisi informasi yang dapat dengan mudah dicuri.

Jika kamu berada dalam posisi di mana harus menyimpan laptop atau ponsel tanpa pengawasan, pastikan informasinya dienkripsi, kata Eva Velasquez, CEO dan presiden Identity Theft Resource Center.

Ini membuat pencuri tidak dapat melihat informasi tanpa kode, terpisah dari kata sandi yang digunakan untuk masuk ke perangkat.

“Ini adalah lapisan perlindungan yang kuat dan akan membutuhkan seseorang yang berusaha keras untuk melihatnya,” kata Velasquez. “Ini jauh lebih kuat dari perlindungan kata sandi.”

3. Tabir surya

Krim tabir surya (Gambar oleh chezbeate dari Pixabay )

Ironisnya, bahan aktif tabir surya terurai dalam panas tinggi.

Meninggalkannya di dalam mobil pada hari yang panas dapat mengurangi efektivitasnya.

Selain itu, panas dapat menyebabkannya meledak.

4. Botol air

Botol air (Gambar oleh Willfried Wende dari Pixabay )

Penelitian telah mengaitkan BPA dan ftalat, bahan kimia yang ditemukan dalam botol air plastik, dengan kondisi kesehatan seperti kanker dan penyakit jantung.

Menjemur botol di bawah sinar matahari dan memanas dapat menyebabkan bahan kimia ini larut ke dalam air.

Ditambah lagi, jika botol telah tergeletak beberapa lama, itu bisa mulai menampung mikroorganisme.

Halaman
12