TRIBUNTRAVEL.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) membuka kembali tempat wisata Museum Lawang Sewu, Semarang, Jawa Tengah dengan sejumlah aturan protokol kesehatan.
Sesuai dengan informasi dari Direktur Utama PT KA Pariwisata, Totok Suryono, destinasi ramah keluarga ini akan sambut wisatawan dengan aman dan nyaman.
Protokol kesehatan akan dilakukan oleh semua pengunjung serta staf jaga di Lawang Sewu.
Ada banyak protokol kesehatan yang diterapkan mulai dari screening suhu badan di gerbang depan hingga perihal pembelian tiket yang diupayakan secara non-tunai.
"Transaksi pembelian tiket akan diupayakan secara non-tunai," katanya seperti dikutip dari Antara.
Ia juga memastikan pembatasan jarak fisik pengunjung yang berada di dalam museum.
Selain itu, kata dia, jumlah pengunjung yang diizinkan masuk juga dibatasi.
• Wisata Kawah Ijen di Banyuwangi Sudah Dibuka Kembali
Ia menjelaskan,rata-rata kunjungan dalam satu waktu bisa mencapai 6.000 orang, akan dibatasi sekitar 3.000.
"Kami akan tambah jumlah petugas untuk memastikan protokol kesehatan berjalan," katanya.
Ia menambahkan, pengelola Lawang Sewu ingin memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung saat Lawang Sewu kembali dibuka.
TONTON JUGA:
Seribu Pintu
Tempat wisata di Semarang ini berlokasi di bundaran Tugu Muda, Kota Semarang.
Lawang Sewu yang dulu disebut dengan Het Hoofdkantoor van de Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatscappij, dibangun pada 27 Februari 1904.
Lawang Sewu berarti gedung dengan seribu pintu, namun pintu gedung ini tidak berjumlah 1.000.