TRIBUNTRAVEL.COM - Belanda kembali membuka pintu kunjungan untuk turis mulai 15 Juni 2020 mendatang.
Dilansir oleh TribunTravel dari schengenvisainfo.com, pertama-tama, kawasan perbatasan dengan negara-negara eropa akan dibuka.
Dengan demikian, wisatawan dari beberapa negara Eropa yang diperbolehkan untuk datang berkunjung ke Belanda.
Tahap pertama pembukaan pintu wisata ini untuk negara-negara yang memiliki tingkat penularan virus corona rendah.
Beberapa negara yang diizinkan untuk berkunjung ke Belanda pada tahap pertama, seperti Belgia, Bulgaria, Jerman, Estonia, Italia, Kroasia, Latvia, Lituania, Luksemburg, Portugal, Slovenia, dan Republik Ceko.
• Fakta Unik Benteng Pendem, Destinasi Peninggalan Kolonial Belanda di Ambarawa
Setelah itu, Belanda akan membuka akses untuk 16 negara lainnya yang memenuhi persyaratan.
Pada fase kedua ini akan dimulai pada pertengahan Juni hingga 5 Juli mendatang.
Pada tahap ini, beberapa negara yang diizinkan masuk ke Belanda, seperti Prancis, Islandia, Liechtenstein, Australia, Spanyol, Swiss, Siprus, Finlandia, Hungaria, Irlandia, Malta, Norwegia, Polandia, Rumania, Yunani dan Slovakia.
Diketahui sebelumnya, Belanda berhasil mengendalikan penyebaran penularan COVID-19 sehingga area perbatasan Negeri Kincir Angin tersebut dibuka kembali.
Para wisatawan dari negara yang telah disebutkan diperbolehkan untuk datang ke Belanda menikmati liburan musim panas mereka.
Dibukanya pintu wisata Belanda ini tetap menerapkan protokol kesehatan terkait pengendalian penyebaran COVID-19.
Para wisatawan harus menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan melakukan jaga jarak dengan lainnya.
Kemudian, kapasitas pengunjung di area wisata dan tempat makan seperti museum, restoran, dan hotel dibatasi.
Turis yang ingin datang ke Belanda harus terlebih dahulu memesan akomodasi liburan dengan membawa bukti reservasi.
Jika tidak, mereka dilarang masuk ke Belanda.