Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Kebijakan Khusus Corona yang Ditetapkan oleh 7 Maskapai Penerbangan di Dunia

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Garuda Indonesia.

TRIBUNTRAVEL.COM - Pandemi virus corona (Covid-19) membuat perubahan pada sejumlah sektor industri, termasuk penerbangan.

Industri jasa satu ini sempat berhenti sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona.

Namun, perlahan satu demi satu maskapai penerbangan mulai beroperasi dengan sejumlah perubahan. Adapun perubahan tersebut yakni mulai mempertimbangkan apa saja yang harus dilakukan untuk kembali bisa membawa penumpang dengan aman.

Langkah pertama yakni membuat para penumpang merasa aman berada di ruangan tertutup berupa pesawat dengan menetapkan regulasi tertentu saat mengudara.

TONTON JUGA

Dilansir dari CN Traveler, selain meningkatkan prosedur pembersihan pesawat, maskapai penerbangan di seluruh dunia mulai mengubah protokol penerbangan mereka.

Mereka mengalokasikan lebih banyak ruang untuk jaga jarak aman bagi setiap penumpang yang berada di dalam pesawat.

Mereka juga mulai meminta para penumpang dan awak kabin untuk memakai alat pelindung diri seperti masker dan sarung tangan.

Berikut ini beberapa kebijakan khusus corona yang ditetapkan oleh maskapai penerbangan di seluruh dunia yang memiliki penerbangan ke Indonesia.

Air Canada

Mulai 15 Mei 2020, Air Canada akan memulai kebijakan pemeriksaan temperatur tanpa kontak dengan menggunakan infrared untuk semua penumpang.

Setiap penumpang yang memiliki demam, dengan suhu di atas 37,5 derajat celsius, tidak akan diperbolehkan masuk ke dalam pesawat.

Mengikuti aturan dari Kementerian Transportasi Kanada, Air Canada juga mengharuskan penggunaan masker atau penutup wajah untuk semua penumpangnya sejak 20 April lalu.

Penutup wajah harus menutupi mulut dan hidung saat berada di gerbang check-in, selama proses boarding, dan selama penerbangan berlangsung.

Selama berada di pesawat, masker bisa dilepas untuk makan dan minum saja, ketika masker oksigen darurat harus dipakai, atau ketika awak kabin menganggap jarak aman sudah dianggap cukup selama penerbangan.

Penumpang juga harus membawa penutup wajah masing-masing.

Halaman
1234