Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Patung Moai, Situs Warisan Dunia di Pulau Paskah yang Hancur Ditabrak Truk

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Moai, Pulau Paskah

TRIBUNTRAVEL.COM - Pulau Paskah yang berada Chili dikenal dengan patung-patung kepala unik yang terbuat dari batu.

Patung-patung yang juga disebut Moai ini merupakan peninggalan sejarah dan arkeologi penting yang menjadi monumen nasional.

Belum lama ini, ada kejadian yang tak mengenakan menimpa salah satu situs warisan dunia tersebut.

Dilansir TribunTravel dari laman The Star pada Kamis (16/4/2020), sebuah truk milik pribadi diketahui telah menghancurkan salah satu peninggalan arkeologi di Pulau Paskah yang sangat terkenal, yakni Moai.

Truk tersebut konon merupakan milik seorang pria yang berasal dari Cili.

Insiden truk yang menabrak Moai itu terjadi pada awal Maret lalu, seperti diwartakan surat kabar Chili, El Mercurio.

Situs Warisan Dunia UNESCO yang Terancam Bahaya Gara-gara Kelakuan Turis

Pihak berwenang percaya bahwa kecelakaan ini diakibatkan oleh rem truk yang tidak berfungsi.

Alhasil, truk terperosok dan masuk ke kawasan arkeolog hingga menghancurkan situs peninggalan purbakala tersebut.

Tidak ada satupun yang berada di dalam truk saat tabrakan ini terjadi.

Meski kerusakan Moai diduga akibat kecelakaan yang tak disengaja, namun pemilik truk segera ditangkap dengan tuduhan merusak monumen nasional.

Presiden komunitas Mau Henua, Camilo Rapu, yang bertanggung jawab atas pemeliharaan dan pelestarian situs-situs arkeologi dan sejarah di Pulau Paskah mengatakan, "kerusakannya tak terhitung."

Menindaklanjuti hal tersebut, Walikota setempat, Pedro Pablo Petero Edmunds Paoa akan membuat peraturan yang lebih kuat untuk mencegah kendaraan beroperasi sangat dekat dengan Moai.

Camilo Rapu mengatakan bahwa ia akan segera mengajukan permohonan kepada para penegak hukum dan pihak berwenang untuk meninjau hukum yang melindungi warisan sejarah dan kebudayaan penduduk asli.

Moai bukan hanya warisan penting sejarah dan arekologi, tapi juga memiliki nilai spiritual bagi Rapa Nui, penduduk asli Pulau Paskah.

"Moai adalah bangunan suci yang memiliki nilai religius bagi umat Rapa Nui," kata Rapu.

Halaman
12