Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Beginilah Kondisi Karantina di Atas Kapal Pesiar yang Sesungguhnya saat Pandemi Covid-19

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Kapal pesiar Holland America MS Westerdam

TRIBUNTRAVEL.COM - Wabah virus corona (covid-19) tak hanya berdampak pada transportasi darat dan udara saja.

Pandemi ini juga 'menghantam' industri pelayaran di seluruh belahan dunia.

Akibat penyebaran virus corona yang meluas dengan cepat, jalur pelayaran dunia kini harus menghentikan operasionalnya di tengah pandemi.

Banyak kapal pesiar yang dialihfungsikan menjadi tempat karantina terapung.

Lalu bagaimana rasanya karantina di lautan luas?

Seorang penumpang yang turut dikarantina di kapal pelayaran lautan lepas Chili membagikan pengalamannya.

Bukannya Kenakan APD, Penumpang Ini Justru Pakai Kostum Konyol saat di Bandara

Thomas Bywater menjelaskan kapal pelayaran yang ia tumpangi tidak memiliki kasus penumpang positif corona.

Ilustrasi Marella Discovey 2, kapal pesiar mewah (TUI U.K)

Kapal pesiar yang menampung penumpang dari 14 negara tersebut terpaksa harus mengkarantina semua penumpangnya.

"Pada kenyataannya kami menyaksikan dunia terserang (wabah covid-19), dan kami terjebak di atas kapal pelayaran dengan makanan biasa dan (makan di) bar terbuka," ungkap Thomas.

"Kami tidak mempunyai jalan keluar. Bahkan kami tidak bisa mengadu atau mengeluh meski kami sering melakukannya," lanjut Thomas.

Lalu bagaimana cara penumpang menghibur diri di kapal pesiar selama di karantina?

Ilustrasi awak kapal pesiar (celebritycareersatsea)

Thomas menjelaskan jika para penumpang sering melakukan aktivitas di geladak setiap pagi seperti jogging.

Mereka juga memilih siapa penumpang yang memiliki bakat olahraga agar bisa dijadikan guru salsa, tentor belajar Bahasa Spanyol, hingga bermain bingo.

Selain itu aktivitas lain yang sering dilakukan adalah nonton film untuk membunuh kebosanan.

TONTON JUGA:

Halaman
12