Starbucks AS dan Kanada Hanya Layani Penjualan Take Away, Bagaimana dengan Starbucks Indonesia?

Starbucks

TRIBUNTRAVEL.COM - Jaringan gerai kopi Starbucks mulai menerapkan penjualan take away (dibawa pulang) saja selama dua minggu.

Setidaknya hal itu berlaku di semua gerainya di Amerika Serikat dan Kanada dulu.

Gerai kopi yang berbasis di Seattle ini mengumumkan mereka tidak lagi menyediakan tempat duduk dan area patio.

Pelanggan tetap bisa memesan minuman kopi di konter atau melalui aplikasi, untuk dibawa pulang.

“Seperti yang kita ketahui, situasi pandemi Covid-19 sangat dimanis dan kami terus mengikuti fakta dan sains untuk membuat keputusan proaktif yang dibutuhkan untuk melindungi partner, pelanggan, dan komunitas,” kata Rossann Williams, vice president Starbuck untuk wilayah AS dan Kanada.

Selain itu, gerai yang berada di lokasi dengan pusat pengumpulan sosial yang besar, seperti mal dan kampus, juga akan ditutup sementara atau mengurangi jam buka, terutama di klaster kasus Covid-19.

Cara Pesan Kopi di Starbucks, Perhatikan 7 Langkah Ini untuk yang Baru Pertama Kali

Di AS terdapat sekitar 15.000 gerai Starbucks dan sekitar 1.600 di Kanada.

Perusahaan ini juga mengklaim telah melakukan langkah-langkah sterilisasi di gerainya.

Kebijakan di Indonesia

Di Indonesia, kebijakan serupa belum diterapkan.

Halaman
12

Berita Populer