Kanal

Nenek Asal China Ini Beberkan Sakitnya Jalani Tradisi Pengikat Kaki

Tradisi pengikat kaki, Kamis (26/12/2019) - firsttoknow.com

TRIBUNTRAVEL.COM - Setiap negara memiliki tradisi kuno yang masih dilakukan sampai sekarang.

China misalnya, masih menjalankan tradisi kunonya yang mungkin sudah berusia ribuan tahun.

Satu tradisi yang cukup menarik perhatian adalah tradisi mengikat kaki.

Tradisi mengikat kaki, seperti namanya, secara harfiah meminta dan membuat wanita yang mempraktekkannya untuk mengikat kakinya selama bertahun-tahun.

radisi ini tak cuma aneh namun juga sangat menyakitkan.

Dilansir TribunTravel dari laman viralsection.com, tradisi mengikat kaki yang sudah berumur 1000 tahun ini sekarang berada di ambang kepunahan dan hanya ada satu wanita China yang tersisa yang masih mempraktekkannya.

Zhou Guizhen, 86 tahun adalah satu dari sedikit wanita yang masih hidup ketika tradisi mengikat kaki ini umum di China.

Meskipun praktek itu dilarang pada 1912, beberapa orang masih melakukannya secara diam-diam.

Praktek yang sudah berusia 1.000 tahun itu dilakukan untuk menunjukkan status sosial para wanita.

Hanya mereka yang berasal dari golongan atas saja yang boleh melakukannya.

Jika seorang wanita melakukan ini, dia dianggap jauh lebih menarik daripada mereka yang tidak.

Zhor Guizhen mengalami hal yang sama.

Dia berasal dari keluarga kaya dan karena praktik ini, dia bisa menikah dengan seorang pria kaya.

Berbicara tentang tradisi mengikat kaki, dia mengatakan betapa dia menyesal melakukannya karena itu membuatnya tidak mungkin untuk menari atau bahkan bergerak dengan benar.

Praktek mengikat kaki ini biasanya dilakukan sejak si gadis berusia 4 tahun.

Alasan dasarnya karena tulang masih lembut dan dapat dirubah dengan mudah.

Untuk prosesnya, perban ketat digunakan untuk melilit kaki gadis-gadis muda yang pada gilirannya, akan menghentikan tumbuh.

Ini juga memastikan bahwa kaki diubah menjadi bentuk tertentu.

Setiap jari kaki kemudian diikat dan ditekuk sedekat mungkin dengan tumit.

Kemudian perban digunakan untuk membungkus kaki selama bertahun-tahun.

Tujuan pembungkusan perban untuk menjaga kaki sekecil mungkin.

4 inci dianggap sebagai ukuran ideal.

Tradisi mengikat kaki berumur 1.000 tahun ini berbahaya dalam segala hal.

Banyak perempuan di China pada masa lalu bahkan sampai memotong daging mereka sendiri untuk mencegah rasa sakit.

Zhor, yang masih mempraktikkan ini telah berbagi kisah dan gambarnya yang dengan mudah bisa menyakitkan bagi semua orang.

Musim dingin adalah musim yang disukai karena dingin digunakan untuk mematikan rasa sakit.

Perban untuk pengikatan kaki ini digunakan begitu lama sehingga para wanita tidak akan pernah dapat mencuci kaki mereka dengan mudah.

Mereka hanya akan mencuci kaki satu atau dua kali seminggu, akibatnya kaki menjadi bau dan semakin memperparah infeksi yang akan terjadi pada kaki.

Tradisi ini seperti mengingatkan kita bahwa menjadi cantik itu sangat menyakitkan.

Berbagai Tradisi Natal di Beberapa Negara di Dunia, Menghias Rumah hingga Berwisata

Melihat Tradisi Tahun Baru di Berbagai Negara yang Unik dan Menarik

Fakta Unik Suku Dani, Hidup Terisolasi hingga Punya Tradisi Potong Jari saat Berduka

TribunTravel/Ambar Purwaningrum

Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel

Berita Populer