Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Liburan ke Vietnam

Khai Dinh Royal Tomb, Makam Raja Terakhir Nguyen dengan Beragam Kisahnya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Makam Kerajaan Khai Dinh

TRIBUNTRAVEL.COM - Khai Dinh Royal Tomb adalah pemakaman unik di antara makam kerajaan di  Hue, Vietnam. 

Di mana makam kerajaan lainnya luas dan mengundang refleksi penuh hormat, Khai Dinh membangun tempat peristirahatan terakhirnya dengan cara yang berbeda.

Pemandu wisata lokal menyebut jika makam Khai Dinh sengaja dirancang agar sulit dikunjungi.

Makam itu dibangun di sisi gunung.

TONTON JUGA


Untungnya, transportasi ke makam memastikan bahwa pengunjung ke makam Khai Dinh tidak lagi harus menderita untuk mengunjunginya. 

Dilansir TribunTravel dari laman travelsavvy, berikut kisah Khai Dinh Royal Tomb dan alasan sang kaisar membuat pemakamannya begitu sulit dikunjungi.

Pemandangan dari Gerbang

7 Wisata Sejarah Perang di Vietnam, Kunjungi Istana Reunifikasi di Saigon

Untuk memasuki kawasan makam, pengunjung harus menaiki ratusan anak tangga yang menanjak.

Makam itu terlihat abu-abu dan mengesankan dari kejauhan. 

Kaisar Khai Dinh memilih untuk membangun makamnya dari material modern seperti beton dan besi tempa. 

Makam ini juga dilengkapi kabel listrik, yang pertama dalam desain makam Hue.

Terlepas dari sensibilitas desain Timur, sedikit pengaruh Barat dapat dilihat pada detailnya. 

Kunjungan Kaisar ke Pameran Kolonial Marseilles 1922 di Prancis dapat menjelaskan pengaruh signifikan Eropa dari desain makam itu.

Makam tersebut mulai dibangun pada 1920 dan membutuhkan waktu sebelas tahun untuk menyelesaikannya, dan masih belum selesai ketika Kaisar Khai Dinh meninggal akibat TBC pada 1925.

Halaman
1234