Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

9 Fakta Hari Raya Galungan dan Kuningan yang Dirayakan Umat Hindu di Bali

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Umat Hindu melaksanakan persembahyangan Hari Raya Kuningan di Pura Sakenan, Denpasar, Sabtu (5/1/2019). Hari Raya Kuningan merupakan rangkaian dari Hari Raya Galungan yaitu perayaan kemenangan Dharma (kebenaran) melawan Adharma (kejahatan) yang diperingati dengan melakukan persembahyangan bersama di setiap pura di Bali.

Pada hari itu, umat Hindu di Bali akan menghabiskan waktu dengan mengunjungi keluarga mereka dari satu rumah ke rumah lain.

Biasanya, mereka juga akan liburan bersama dengan mengunjungi sejumlah tempat di Bali.

Dua di antaranya yaitu Bedugul dan Tanah Lot.

Cicipi Nasi Men Weti, Kuliner Nasi Campur Khas Bali yang Populer Sejak 1970

7. Kuningan dirayakan 10 hari setelah Galungan

Umat Hindu berdoa di pura (balispirit.com)

Hari Raya Kuningan akan dirayakan 10 hari setelah Hari Raya Galungan.

Umat Hindu percaya, saat Kuningan, Tuhan akan memberikan berkat kepada semua orang yang ada di Bumi.

8. 11 hari setelah Kuningan disebut Manis Kuningan

Suasana kunjungan wisatawan di DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, Jumat (7/6/2019). (Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan)

Selain Manis Galungan, ada juga perayaan Manis Kuningan.

Sama halnya dengan Manis Galungan, saat Manis Kuningan umat Hindu akan berlibur bersama sanak saudara mereka.

Taman Edelweis Bali Dikunjungi Banyak Wisatawan Saat Libur Umanis Galungan

9. Sekolah-sekolah di Bali diliburkan selama 2 minggu

Galungan dan Kuningan di Bali berlangsung selama 10 hari.

Tak heran jika sekolah-sekolah di Bali diliburkan selama 2 minggu untuk menyambut Galungan dan Kuningan.

(TribunTravel.com/Sinta Agustina)

LIHAT JUGA VIDEO BERIKUT: