Kanal

7 Taman Nasional di Indonesia yang Masuk Situs Warisan UNESCO

Tangkahan Sumatera - likethisadventure.co.id

TRIBUNTRAVEL.COM - Pada Sabtu (6/7/2019) yang lalu Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto resmi ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO.

Dijadikannya Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto ini menambah situs warisan dunia UNESCO di Indonesia menjadi 12 buah.

12 situs warisan dunia yang ditetapkan oleh UNESCO ini terdiri dari berbagai macam jenis, salah satunya adalah taman nasional yang bisa kamu datangi.

Berikut tujuh taman nasional di Indonesia yang masuk dalam situs warisan dunia UNESCO yang bisa kamu kunjungi.

Tangkahan, Lokasi Pengambilan Gambar Video Klip Adu Rayu Glenn Fredly, Tulus, dan Yovie Widianto

1. Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo ditetapkan menjadi satu warisan dunia oleh UNESCO pada 1991 silam.

Taman Nasional Komodo ini memiliki tiga pulau utama yakni Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Pulau Padar dengan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Ketiga pulau utama ini adalah merupakan tempat hidup habitat komodo yang merupakan adalah kadal pemakan daging terbesar di dunia yang hanya ada di Indonesia.

Selain melihat spesies komodo yang sudah langka taman nasional mempunyai pemandangan yang luar biasa menawan sehingga menjadi daya tarik wisatawan baik dalam maupun luar negeri.

Taman Nasional Komodo ini buka setiap hari selama 24 jam dengan harga tiket masuk Rp 70 ribu, namun biaya tersebut tidak termasuk sewa perahu.

TONTON JUGA :

Tarif Masuk Pulau Komodo Naik Saat Hari Libur

2. Taman Nasional Sembilang

Taman Nasional Berbak Sembilang ditetapkan menjadi situs warisan dunia UNESCO pada 2018 lalu.

Taman Nasional Sembilang yang terletak di perbatasan Sumatera Selatan dan Jambi ini terdiri dari beragam jenis hutan.

Di Taman Nasional Sembilang ini terdapat hutan rawa gambut, hutan rawa air tawar dan hutan tepian sungai di Provinsi Sumatera Selatan.

Selain itu, di taman ini juga terdapat berbagai spesies burung yang unik.

Bila kamu berkunjung ke taman ini pada bulan Oktober, kamu bisa menemukan kawanan burung yang sediang bermigrasi dari Siberia.

Kemudian pada pesisir dan kawasan hutan di Taman Nasional Sembilang ini adalah tempat habitat harimau sumatera yang saat ini sulit ditemukan.

5 Taman Safari Terpopuler di Dunia, Semuanya Berada di Afrika

3. Taman Nasional Gunung Leuser

Taman Nasional Gunung leuser (TNGL) yang terletak di provinsi Aceh dan Sumatera ini juga menjadi satu situs warisan dunia UNESCO.

Taman Nasional Gunung Leuser ini dikenal wisata alam yang juga menjadi tempat pengamatan Orangutan Sumatera yakni Bukit Lawang.

Selain itu, Taman Nasional Gunung Leuser juga menajdi rumah bagi kawanan gajah.

Di taman ini juga terdapat tempat pelatihan gajah yang berada di kawasan Tangkahan, di tempat ini kamu bisa mengendarai sekaligus memandikan gajah.

Taman Sari, Wisata Instagramable Bergaya Arsitektur Portugis-Jawa di Yogyakarta

4. Taman Nasional Kerinci Seblat

Taman Nasional Kerincoi Seblat merupakan taman nasional terbesar di Sumatera karena mencakup empat provinsi yakni Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu dan Sumatra Selatan.

Di Taman Nasional Kerinci Seblat ini kamu bisa menemukan lanskap dari bukit barisan yang sangat kokoh dan megah salah satunya adalah Gunung Kerinci yang merupakan gunung tertinggi di Sumatera.

Selain itu, Taman Nasional Kerinci Seblat juga mempunyai beragam wisata alam yang menawan seperti Danau Gunung Tujuh yang menjadi danau tertinggi di Asia tenggara.

Di kawasan taman ini juga bila kamu beruntung bisa menemukan bunga terbesar di dunia yakni Rafflesia Arnoldi.

Tangkahan, Destinasi Petualangan di Langkat yang Pasti Membuatmu Terpikat

5. Taman Nasional Bukit Barisan Selatan

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan adalah sebuah taman nasional dibuat secara khusus sebagai tempat konservasi dan perlindungan bagi badak, gajah, dan harimau Sumatera.

Hal ini karena jumlah populasi dari binatang tersebut terus berkurang dan terancam punah.

Selain itu Taman Nasional Bukit Barisan Selatan juga masuk dalam Global 200 Ecoregions yang dibuat oleh WWF untuk habitat darat, air tawar dan laut di bumi yang paling mencolok dari sudut pandang biologi.

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 sampai 16.00 dengan harga tiket masuk Rp 65 ribu.

Selain Pulau Komodo, Pulau Padar bisa Jadi Alternatif Destinasi Wisata Ketika Berkunjung ke NTT

6. Taman Nasional Ujung Kulon

Taman Nasional Ujung Kulon yang berada di Provinsi banten ini adalah wilayah semenanjung Ujung Kulon untuk tempat hidup satu binatang langka badak bercula satu.

Selain itu, Taman Nasional Ujung Kulon mempunya beragam lanskap menarik yang bisa kamu temukan.

Beberapa destinasi alam yang bisa kamu temukan di Taman Nasional Ujung Kulon ini seperti hutan pantai, hutan mangrove, hutan rawa air tawar, hutan hujan tropis dan padang rumput.

Taman Nasional ini juga memiliki tiga pulau dengan pantai pasir putih yang sangat cantik seperti Pulau Panaitan, Pulau Handeleum, Pulau Badul dan Pulau Peucang.

Jelajahi Hutan dan Lihat Gajah di Ekowisata Tangkahan di Taman Nasional Gunung Leuser

7. Taman Nasional Lorentz

Dan yang terakhir adalah Taman Nasional Lorentz yang berada di ujung timur Indonesia yang juga menjadi pintu gerbang untuk mendaki puncak tertinggi di Indonesia, puncak Cartenz.

Puncak Cartenz merupakan satu dari tujuh puncak tertinggi di dunia yang menjadi satu-satunya tempat di Indonesia dimana kita bisa melihat gletser dan salju abadi.

Di Taman Nasional Lorentz ini kamu bisa menikmati beragam ekosistem yang menawan, mulai dari danau hingga perairan laut yang mempesona.

Dengan luas sekitar 2,4 juta hektar ini Tamabn Nasional Lorentz menjadi rumah bagi flora dan fauna yang unik.

Harga Tiket Pesawat akan Turun Mulai 11 Juli 2019 

7 Transportasi Lokal untuk Keliling Kota saat Liburan ke Thailand

8 Kuliner Favorit Wisatawan saat Berkunjung ke China, Ada yang Mirip Lumpia

Kebakaran Hutan Savana Propok di Taman Nasional Gunung Rinjani, Tidak Ada Laporan Korban Jiwa

Menyusuri Keindahan Tersembunyi Perut Bumi di Goa Gajah, Bantul

(GigihPrayitno)

Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel

Berita Populer