Kanal

5 Jajanan Legendaris Purwokerto Jadi Pilihan Takjil untuk Berbuka Puasa

Es Durian Kombinasi Pak Kasdi

TRIBUNTRAVEL.COM - Rekomendasi jajanan khas dari Purwokerto, beragam kuliner legendaris ini bisa jadi rekomendasi menu berbuka puasa kamu.

Ibu kota dari Kabupaten Banyumas ini menjadi satu di antara daerah favorit dan menarik untuk berburu kuliner.

Satu kuliner yang cukup populer di Banyumas adalah olahan tempe mendoan yang empuk.

Sangking populernya mendoan sangat mudah untuk ditemui saat kamu berada di Purwokerto.

TribunTravel telah merangkum ada lima jajanan yang tidak boleh kamu lewatkan saat berkunjung Purwokerto bisa jadi rekomendasi menu berbuka puasa sore nanti.

1. Es Krim Brasil

Tonton juga:

Es Krim Brasil ini berdiri sejak 1969.

Awal mulanya usaha ini merupakan usaha rumahan es lilin yang dijual secara berkeliling.

Akhirnya kepopulerannya hingga kini membuat usahanya membuahkan hasil.

Bisnis ini mulai sukses ketika berada di tangan Sugianto dan Edi Sarwo.

Nama 'Brasil' tak ada kaitannya dengan negeri sepak bola, tapi berasal dari kata ‘berhasil’. Yang merupakan impian sang pendiri terhadap kedai es krimnya.

Menu es krim yang disajikan di sana terbilang sangat klasik.

Beragam varian rasa yang bisa dipilih pengunjung, antara lain ada kelapa muda, ketan hitam, kacang hijau, leci, durian, anggur, dan masih banyak lagi.

Ada juga es mambo rasa katan hitam dan rasa rujah, dijamin kamu akan kembali bernostalgia dengan masa kacil.

Istimewanya usaha pembuatan es krim di sini tidak menggunakan bahan pengawet dan bahan pemanis buatan.

Es Krim Brasil ini bisa jadi pilihan menu takjil yang menyegarkan saat berbuka puasa.

4 Cara Mudah Beli Tiket Pesawat Via Online, Praktis dan Lebih Efisien

Kafe Bertema Detectif Conan Kini Hadir di Jepang, Intip Keunikannya

2. Es Durian Kombinasi Pak Kasdi

Kedai es durian ini berada di depan pintu masuk GOR Satria.

Kedai ini memiliki proses pembuatan es yang cukup unik karena dilakukan disebuah mobil pick up yang diparkir di depan kedai.

Semangkuk es durian disajikan dengan sederhana.

Begitu menyendok es durian, daging durian yang berwarna kuning langsung mengeluarkan aroma khasnya.

Es durian Pak Kasdi ini disajikan bersama dengan es serut dan kuah yang terbuat dari santan.

Air gula jawa, susu putih dan tambahan susu coklat akan menambah kesegaran dalam seporsi es durian.

3. Mendoan

Setelah mencoba beraneka es-es yang menyegarkan saat berbuka puasa, setelah itu mencicipi menu yang cukup populer di Purwokerto.

Hidangan tersebut adalah Mendoan Purwokerto yang cukup terkenal.

Mendoan merupakan makanan yang berasal dari bahan dasar kedelai yang dipotong tipis-tipis.

Kedelai yang dipotong kemudian dibaluri dengan adonan tepung.

Kemudian dimasak dengan tingkat kematangan medium, untuk mendapatkan tekstur lembut dalam mendoan.

Mendoan sangat cocok jika dinikmati selagi hangat dengan cabe rawit atau dengan saus kecap.

Untuk harga satu mendoan biasanya dijual dengan kisaran harga Rp 1000 hingga Rp 2.500.

4. Getuk Goreng

Getuk goreng khas purwokerto ini terbuat dari bahan dasar singkong.

Singkong tersebut akan diolah dengan bahan lain, yakni gula jawa.

Memiliki warna coklat, makanan ini bercita rasa manis dan empuk ketika digigit.

Gethuk goreng sangat mudah ditemui di toko-toko sepanjang pinggiran jalan yang berpusat di Kecamatan Sokaraja, Purwokerto

5. Cenil dan Combro

Cenil merupakan jajanan khas Purwokerto yang memiliki warna-warna yang mencolok, seperti hijau dan merah.

Makanan ini memiliki tekstur yang kenyal.

Terbuat dari bahan singkong, tepung kanji, daun pandan, dan kelapa parut, jajanan ini banyak ditemu di wilayah Purwokerto.

Sementara itu, Combro versi Purwokerto ini berbentuk bulat lonjong.

Terbuat dari bahan baku singkong yang diparut dan kemudian diperas untuk menghilangkan kandungan air.

Isian Combro biasanya sambal oncom yang gurih dan pedas.

5 Tempat Ngabuburit Sambil Wisata Kuliner Takjil di Kota Solo

6 Pasar Murah Meriah di Solo untuk Berburu Oleh-oleh Lebaran

(TribunTravel.com/ Ayumiftakhul)

Penulis: Ayu Miftakhul Husna
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel

Berita Populer