TRIBUNTRAVEL.COM - Masih ingat sejarah tentang ideologi Nazisme yang menyatakan ras Nordik (dalam taksonomi akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 disebut ras Arya) adalah ras yang ideal dan murni?
Ketika itu, Adolf Hitler yang terobesi dengan "ras murni" telah membunuh banyak nyawa tak berdosa karena bukan keturunan suku Arya.
Sejak saat itu, Suku Arya menjadi sangat populer dan dianggap sebagai ras manusia paling murni.
Nazi percaya bahwa Suku Arya memiliki "darah murni" paling banyak di antara semua orang di bumi.
Ciri Suku Arya yang ideal adalah memiliki kulit pucat, rambut pirang dan bermata biru.
Akibatnya, banyak orang dari berbagai negara di seluruh dunia mencoba mendapat keturunan Arya murni.
Banyak wanita dari berbagai negara meminta kesediaan pria di desa ini untuk memberi keturunan mereka.
Dilansir dari laman Boldsky, Rabu (24/10/2018) berikut alasan mengapa wanita ingin hamil dengan keturunan orang Arya.
1. Warga desa di Ladakh diakui memiliki garis darah murni dari Aryan (orang Suku Arya)
• Mengenal Kehidupan Suku Zoe, Tetap Damai dan Bahagia Meski Terasing dari Dunia Luar
Menurut sejarawan, sebuah suku bernama Brokpa memiliki mata biru, kulit terang, dan posturnya lebih tinggi daripada anggota komunitas lainnya.
Suku Brokpa inilah yang diyakini sebagai keturunan suku Arya.
Pasalnya, hubungan genetika mereka ditemukan saling berkaitan dengan anggota pasukan Alexander yang menetap di Ladakh.
Orang-orang ini mengklaim, mereka memiliki garis keturunan murni dari bangsa Arya.
2. Menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur dan memiliki keunikan genetik
• Mengenal Gambaran Singkat Suku Baduy Dalam dan Baduy Luar, Suku Asli dari Banten
Orang-orang Brokpa bangga akan leluhur mereka dan keunikan genetika yang mereka miliki.