Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Ratusan Suku di Papua Nugini Berkumpul Bersama dalam Ritual Sing-sing, Intip Foto-fotonya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Rizki A Tiara

TRIBUNTRAVEL.COM - Papua Nugini merupakan satu dari sekian banyak negara yang memiliki budaya dan tradisi yang unik dari suku aslinya.

Beberapa suku di Papua Nugini di antaranya adalah Kangunaman, Kunai, dan Huli.

Dikutip TribunTravel.com dari laman Daily Mail, suku-suku yang ada di Papua Nugini memiliki satu ritual bersama yang disebut Sing-sing.

Seorang fotografer dari Irlandia Utara, Trevor Cole (61) berhasil mengabadikan momen-momen masyarakat suku di Papua Nugini mengikuti Sing-sing.

Trevor menggunakan kamera Nikon D810 dan D750.

Di ritual tersebut, para anggota suku berkumpul sembari menari dan memainkan alat musik tradisionalnya.

Dalam ritual Sing-sing, para pemburu dari suku Kangunaman yang berasal dari Sungai Sepik membawa tombak dan menunjukkan bekas luka pada punggungnya untuk merepresentasikan arwah buaya yang mereka miliki.

Bekas luka itu berbentuk seperti sisik.

Bekas luka ini ditujukan untuk menghormati buaya.

(dailymail.co.uk)
(dailymail.co.uk)

Sedangkan, suku Huli dari Papua Nugini ditandai dengan warna kuning cerah pada wajahnya.

(dailymail.co.uk)
(dailymail.co.uk)
(dailymail.co.uk)

Suku Huli saat ini memiliki populasi yang terdiri dari 65 ribu jiwa dan tinggal di cekungan Tari di kawasan dataran tinggi di Papua Nugini.

Namun, kehidupan suku Huli kini mendapat sejumlah ancaman.

Seperti banjir, gagal panen, dan penebangan hutan yang dapat menggusur tempat tinggal mereka.

Foto-foto yang diambil oleh Trevor Cole ini menangkap pemandangan langka dari kehidupan suku-suku pedalaman di Papua Nugini.

(dailymail.co.uk)
(dailymail.co.uk)
(dailymail.co.uk)
(dailymail.co.uk)
(dailymail.co.uk)
Halaman
12